
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam, yang melanda Pulau Sumatera dengan menyalurkan bantuan, melalui hasil penjualan panen raya jagung, Kamis (22/1/2026).
Bantuan disalurkan dalam bentuk transfer bank, sebagai tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, untuk mendukung gerakan kemanusiaan yang digalakkan secara nasional.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya menjelaskan, aksi ini merupakan wujud implementasi nilai kemanusiaan, dan kepedulian sosial yang selalu diasah di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami tidak hanya fokus pada tugas pembinaan dan pengamanan di dalam lembaga, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk berdiri bersama masyarakat, yang sedang mengalami kesulitan. Bantuan ini adalah, bukti bahwa keluarga besar Lapas Wahai benar-benar merasakan penderitaan saudara-saudara kita di Sumatera,” ucapnya.
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw menegaskan, kegiatan kemanusiaan ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi seluruh komponen di dalam lapas.
“Nilai kepedulian sosial adalah, salah satu hal utama yang kami tanamkan kepada Petugas maupun Warga Binaan. Lewat upaya ini, kami ingin menunjukkan bahwa institusi pemasyarakatan hadir, sebagai bagian dari masyarakat dan siap berkontribusi, dalam menangani permasalahan yang terjadi,” jelas Merpaty.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro mengapresiasi langkah yang diambil Lapas Wahai dalam membantu korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera.
“Aksi ini sangat patut diacungi jempol, karena mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita, sekaligus menunjukkan nilai kemanusiaan, yang menjadi dasar dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” ungkapnya.
Ricky juga berharap, agar inisiatif kemanusiaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga peran pemasyarakatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dapat lebih maksimal.
“Melalui aksi solidaritas ini, Lapas Wahai menegaskan komitmen pada visi ‘Pemasyarakatan Bermanfaat Untuk Masyarakat’, dengan terus mendukung program kemanusiaan dan membangun citra pemasyarakatan yang humanis, peduli, serta berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan yang luhur,” pungkas Ricky.




