
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan serangkaian program unggulan yang bertujuan untuk mendorong regenerasi ekonomi kreatif di daerah, yang telah berjalan sepanjang tahun 2025.
Program tersebut mencakup pelatihan wirausaha muda, workshop konten digital, serta ajang Ambon Creative Preneur, yang diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda. Hal ini disampaikan Wali Kota, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (27/1/2026).
“Kita berkomitmen untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Melalui program-program ini, kami ingin memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada kaum muda, agar dapat mengembangkan usaha mandiri yang inovatif dan berdaya saing,” ujar Wattimena.
Pelatihan wirausaha muda yang telah digelar secara berkala pada tahun 2025, fokus pada pembekalan materi mengenai perencanaan bisnis, manajemen keuangan, serta strategi pemasaran yang sesuai dengan tren terkini.
Sedangkan workshop konten digital akan membekali peserta dengan kemampuan dalam pembuatan konten kreatif, untuk platform daring, manajemen media sosial, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan usaha.
“Ajang Ambon Creative Preneur yang sudah diselenggarakan pada kuartal kedua tahun 2025 lalu, menjadi ajang untuk memamerkan produk dan jasa dari para pelaku ekonomi kreatif muda di Ambon. Selain itu, ajang ini juga menjadi tempat bagi mereka, untuk menjalin kerja sama dan mendapatkan akses pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Menurut Wali Kota, seluruh program tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan muda, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pemuda yang ingin memulai usaha di sektor ekonomi kreatif.
Pihaknya juga, kata Wattimena, bekerja sama dengan berbagai pihak terkait seperti perguruan tinggi, asosiasi pelaku usaha, serta lembaga pembinaan usaha, untuk memastikan kualitas dan manfaat program yang diberikan.
“Kami berharap melalui program ini, dapat muncul generasi muda Ambon yang mampu menjadi agen perubahan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat identitas kreatif kota Ambon di tingkat nasional maupun internasional,” tandas Wattimena.




