
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Maluku, Widya Pratiwi Murad. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari daerah pemilihan Maluku, Widya Pratiwi Murad angkat suara, terkait dugaan peredaran telur palsu di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, yang tengah menjadi perhatian masyarakat.
Dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, di Ambon, Selasa (27/1/2026), politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menekankan, bahwa masalah ini tidak bisa dianggap sepele, karena menyentuh aspek keselamatan dan kesehatan publik.
“Kita tidak bisa membiarkan produk pangan yang berpotensi berbahaya beredar bebas, di tengah masyarakat. Kasus telur palsu ini harus menjadi prioritas penanganan, agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” tegas Widya Pratiwi.
Selain itu, ia juga memberikan arahan khusus kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), terutama Polda Maluku yang menaungi Polres Maluku Tengah, untuk segera melakukan penyelidikan mendalam.
Menurutnya, proses pengungkapan harus dilakukan secara menyeluruh dan profesional, tanpa ada kompromi apapun.
“Tim penyidik harus bekerja maksimal untuk mengungkap sumber distribusi, dan jaringan peredaran telur palsu tersebut. Tujuan utama bukan hanya menangkap pelaku, tetapi juga memastikan tidak ada lagi produk semacam ini, yang beredar di pasaran, khususnya di wilayah Banda dan sekitarnya,” jelasnya.
Selain mendorong langkah tegas dari aparat penegak hukum, Widya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk turut berperan aktif.
Ia mengimbau agar setiap warga yang menemukan, atau mencurigai adanya bahan pangan yang tidak sesuai standar, untuk segera melaporkannya ke dinas terkait atau kepolisian.
“Partisipasi aktif dari masyarakat adalah kunci utama, dalam menangani masalah ini. Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, aparat hukum, dan masyarakat, kita bisa membangun sistem pengawasan yang lebih baik dan mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan,” pungkasnya.
Untuk itu Widya Pratiwi berharap, agar seluruh pihak dapat bersinergi guna menjaga keamanan pangan bagi masyarakat Maluku, sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap kualitas produk yang beredar di pasaran.






