
Lapas Kelas III Wahai bekerja sama dengan Koramil 1502-05 Wahai melaksanakan sidak gabungan, Minggu (8/2/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai bekerja sama dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-05 Wahai melaksanakan sidak gabungan, Minggu (8/2/2026), dengan tujuan utama untuk memastikan lingkungan lembaga tetap aman dan kondusif menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Operasi yang dilakukan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, serta memastikan tidak adanya barang terlarang, yang dapat mengganggu proses pembinaan maupun merusak suasana damai bulan suci.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menjelaskan, tujuan utama sidak adalah menciptakan suasana yang mendukung Warga Binaan menjalani Ramadan dengan khidmat.
“Kita ingin memastikan, bulan suci ini bisa menjadi momentum pertobatan dan pembaruan hidup bagi mereka. Oleh karena itu, kami perlu memastikan Lapas bebas dari segala hal yang berpotensi mengganggu kedamaian dan fokus mereka dalam beribadah,” ujar Tersih.
Dengan sidak yang berhasil mencapai tujuannya, Lapas Wahai siap menyelenggarakan rangkaian kegiatan pembinaan Ramadan, diantaranya kajian agama, ibadah bersama, dan program bimbingan yang dirancang untuk mendukung pertobatan serta pemulihan diri Warga Binaan.
Dimulai pukul 20.30 WIT, sidak dilakukan secara menyeluruh ke setiap kamar hunian Warga Binaan. Tim gabungan dari TNI dan petugas Pemasyarakatan menjalankan tugas dengan seksama namun tetap humanis, melakukan pemeriksaan badan dan penyisiran area hunian.
Selain mencari narkotika dan perangkat seluler yang dilarang, petugas juga memeriksa instalasi listrik di seluruh blok untuk mencegah risiko kebakaran, yang dapat mengganggu keselamatan dan ketertiban selama Ramadan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan narkotika maupun ponsel ilegal. Namun, dua benda tajam yaitu sebuah silet dan sepotong kaca berhasil diamankan. Barang tersebut akan didata dan dimusnahkan, agar tidak menjadi ancaman bagi keselamatan semua penghuni Lapas.
Perwakilan Koramil Wahai, Sersan Kepala Hamim Baadia menyatakan, tujuan kolaborasi ini adalah menjaga keamanan objek vital nasional agar siap menghadapi bulan suci.
“Kami turut berkomitmen untuk membantu menciptakan suasana yang baik di Lapas. Kondusifitas yang terjaga akan memudahkan Warga Binaan, untuk fokus pada ibadah dan perbaikan diri selama Ramadan,” tegas Hamim.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro menegaskan, bahwa upaya ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk memberikan ruang yang kondusif bagi perubahan positif.
“Semua langkah yang kami lakukan bertujuan untuk mendukung proses pembinaan. Dengan suasana yang aman dan damai selama Ramadan, diharapkan Warga Binaan dapat meraih manfaat maksimal dari program pembinaan yang akan kami selenggarakan,” ujar Ricky.




