
Kantor Cabang BRI Langgur menggelar rapat kerja strategis dengan pihak Pemkot Tual, Kamis (19/2/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Kantor Cabang BRI Langgur menggelar rapat kerja strategis dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tual, Kamis (19/2/2026), untuk mengawal transformasi digital sistem pembayaran daerah.
Kegiatan yang dipimpin oleh BO Head BRI Langgur, Agus Haryanto, menghadirkan Kepala Badan Keuangan dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Tual.
Rapat ini merupakan wujud komitmen BRI untuk mendukung modernisasi layanan keuangan lokal, dengan fokus pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Tim BRI menyajikan rangkaian solusi digital yang mencakup berbagai sektor, mulai dari pembayaran pajak dan retribusi daerah hingga pengelolaan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tual.
“Dengan mengadopsi sistem pembayaran digital, kita berharap dapat meningkatkan efisiensi kerja serta memperluas akses inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Tual,” ujar Agus Haryanto dalam kesempatan tersebut.
Beberapa poin kerja sama potensial telah disepakati untuk diwujudkan. Diantaranya adalah, pembangunan ekosistem transaksi digital yang terintegrasi untuk seluruh kebutuhan pemerintah kota, penerapan sistem payroll elektronik bagi ASN, optimalisasi pendanaan melalui produk kredit Briguna, serta promosi aktif terhadap platform digital BRI yaitu Qlola dan BRImo.
“Selain itu, pihak kedua juga sepakat untuk memperkuat penggunaan metode non-tunai, dalam setiap proses pembayaran yang terkait dengan pendapatan daerah,” kata Agus.
Sebagai langkah berikutnya, BRI akan menyusun dan menyerahkan proposal kerja sama resmi kepada Pemerintah Kota Tual.
Selain itu, lanjut Agus, akan dilakukan serangkaian kegiatan sosialisasi untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan digital BRI, yang dapat mendukung program transformasi digital daerah.
Langkah kolaboratif ini menegaskan peran BRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat adaptasi teknologi digital.
“Selain meningkatkan jumlah pendapatan daerah yang terkumpul secara tepat waktu, digitalisasi sistem pembayaran juga diharapkan memberikan kemudahan nyata bagi ASN dan masyarakat umum, dalam mengakses layanan keuangan pemerintah,” tandas Agus.




