
Lapas Kelas III Wahai bekerja sama dengan Koramil 1502-05 Wahai melakukan sidak, di area hunian Warga Binaan, Selasa (3/3/2026) malam. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Lapas Kelas III Wahai bekerja sama dengan Koramil 1502-05 Wahai melakukan inspeksi mendadak (sidak), di area hunian Warga Binaan, Selasa (3/3/2026) malam.
Kegiatan kolaboratif ini bertujuan, untuk memastikan pelaksanaan ibadah bulan suci Ramadan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khusyuk.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menjelaskan, bahwa kerja sama dengan aparat penegak hukum lokal merupakan upaya preventif untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang telah ditetapkan untuk Tahun 2026.
“Kita berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, sehingga seluruh Warga Binaan dapat fokus menjalankan ibadah, tanpa khawatir akan gangguan maupun keberadaan barang-barang ilegal seperti telepon seluler, zat adiktif, atau alat yang berpotensi membahayakan,” jelas Tersih.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan terdiri dari petugas Lapas dan Koramil melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari setiap kamar hunian hingga area sekitar kompleks Lapas.
“Pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan yang penuh rasa hormat namun tetap tegas, dengan menyisir setiap sudut untuk memastikan tidak ada celah bagi masuknya barang terlarang,” ujar dia.
Perwakilan Koramil Wahai, Sersan Kepala Hamim Baadila, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Lapas.
Menurutnya, sinergi ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan, melainkan sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Saudara-saudara kita di dalam Lapas juga berhak menjalankan ibadah dengan tenang. Kerja sama ini akan terus kita lanjutkan, sebagai bagian dari koordinasi wilayah yang solid, guna menjaga keharmonisan dan ketertiban,” ujar Serka Hamim.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro turut menyoroti pentingnya keselamatan dan kenyamanan bagi Warga Binaan dalam beribadah.
“Dengan membersihkan area hunian dari barang-barang yang berpotensi mengganggu, kita dapat meminimalkan risiko terjadinya masalah kamtib. Kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil yang telah memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini,” katanya.
Sidak yang berjalan lancar tersebut menghasilkan temuan beberapa barang yang tidak diizinkan berada di dalam Lapas, antara lain dua buah silet, dua paku, dua garpu, serta tiga botol kaca.
Semua barang bukti telah dicatat secara resmi dan akan dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Ke depan, Lapas Wahai akan terus meningkatkan pengawasan serta menjaga koordinasi berkala dengan berbagai instansi terkait, untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bebas dari barang ilegal dan terjaga kondusifitasnya.





