
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menggelar kegiatan buka puasa bersama, Senin (9/3/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menggelar kegiatan buka puasa bersama, Senin (9/3/2026), yang diikuti pimpinan dan seluruh pegawai, di lingkungan kantor setempat.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh keakraban, sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antarpegawai.
Kebersamaan terlihat dari kehadiran seluruh jajaran, termasuk pegawai yang tidak menjalankan ibadah puasa.
Partisipasi tersebut mencerminkan semangat toleransi, serta keharmonisan yang terus dijaga di lingkungan kerja Kantor Imigrasi Ambon.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Eben Rifqy Taufan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para pegawai serta tamu undangan yang turut hadir. Diantaranya, Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Maluku dan sejumlah wartawan.
“Kegiatan buka puasa bersama menjadi momentum penting, untuk memperkuat hubungan kekeluargaan di antara seluruh jajaran, sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai pihak yang selama ini menjadi mitra kerja,” kata dia.
Eben juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Menurutnya, nilai integritas harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menambahkan, komitmen tersebut juga berkaitan dengan upaya mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), di lingkungan Imigrasi.
“Setiap pegawai harus mampu menjaga kepercayaan yang diberikan, dengan bekerja secara jujur dan profesional,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama itu juga menjadi wadah memperkuat hubungan antara Imigrasi Ambon dan insan pers, yang selama ini berperan sebagai mitra dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.
“Saya berharap, melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, toleransi, dan integritas dapat terus terjaga, sebagai dasar dalam meningkatkan kinerja, serta pelayanan kepada masyarakat,” harap Eben.
Setelah berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Alkatiri.
Dalam ceramahnya, Ustadz Alkatiri mengajak semua pihak, untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai kesempatan, untuk meningkatkan keimanan, serta memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan, bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai waktu untuk membersihkan hati dari rasa iri, dengki, dan prasangka buruk.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memperbanyak membaca serta memahami Al-Qur’an, mengingat Ramadhan dikenal sebagai bulan turunnya kitab suci tersebut.




