
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Pertamina Patra Niaga memastikan, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dari Integrated Terminal Wayame Ambon terus dioptimalkan, guna menjaga pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap berjalan lancar, meskipun terjadi peningkatan konsumsi di masyarakat.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengaku, ketersediaan BBM masih dalam kondisi mencukupi.
Bahkan, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, suplai tambahan telah dilakukan, dengan peningkatan signifikan dari distribusi normal harian.
Menurutnya, langkah tersebut diambil agar kebutuhan masyarakat terhadap BBM jenis Pertalite dan Pertamax tetap terpenuhi tanpa gangguan.
“Kami memastikan stok tetap aman. Penambahan pasokan juga telah dilakukan untuk mengimbangi kenaikan konsumsi, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Selasa (31/3/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat, agar tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Antrean di SPBU, kata dia, lebih disebabkan oleh tingginya permintaan, bukan karena kekosongan stok.
“Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak, dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan, guna menghindari penumpukan antrean,” imbau Rahmadi.
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan, kondisi pasokan BBM di wilayah Kota Ambon masih aman dan terkendali.
Ia meminta warga tidak mudah percaya terhadap kabar kelangkaan BBM yang beredar, karena hingga saat ini stok dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
“Stok BBM di Kota Ambon aman. Kami minta masyarakat tidak terpengaruh informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.
Wattimena juga mengimbau, agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepadatan di SPBU.
Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menyaring informasi, sekaligus membantu menyebarkan kabar yang benar.
“Kalau membeli sesuai kebutuhan, antrean bisa berkurang. Mari bersama-sama kita jaga situasi tetap kondusif, dan tidak mudah terpengaruh hoaks,” tandasnya.




