
Lapas Wahai bersama personel Koramil Wahai menggelar razia gabungan, Selasa (14/4/2026) malam. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus memperkuat keamanan dan ketertiban melalui langkah preventif yang terukur.
Untuk itu, Lapas Wahai bersama personel Komando Rayon Militer (Koramil) Wahai menggelar razia gabungan, Selasa (14/4/2026) malam, untuk mensterilkan blok hunian dari barang-barang terlarang, sebagai bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus upaya pemberantasan narkoba.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan penyisiran menyeluruh di setiap kamar warga binaan.
Pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada alat komunikasi ilegal dan barang elektronik, tetapi juga menyasar potensi peredaran narkoba serta benda tajam, yang dapat memicu gangguan keamanan.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan, bahwa kegiatan sterilisasi dilakukan secara tegas tanpa mengesampingkan pendekatan humanis.
Ia menyebut, keterlibatan Koramil Wahai menjadi faktor penting, dalam memastikan proses berjalan aman dan transparan.
“Kami tidak memberi ruang bagi masuknya barang terlarang. Sinergi dengan Koramil Wahai membantu memastikan razia berlangsung kondusif dan akuntabel,” ujarnya.
Perwakilan Koramil Wahai, Sersan Kepala Hamim Baadia juga menegaskan komitmen pihaknya, dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Ia mengapresiasi koordinasi aktif, yang dibangun oleh Lapas Wahai dalam menjaga ketertiban.
“Sterilisasi ini langkah penting untuk menekan potensi gangguan sejak dini. Kami siap terus bersinergi demi menjaga stabilitas keamanan,” ungkapnya.
Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian, diantaranya dua gelas kaca dan satu silet.
Seluruh barang tersebut telah didata dan akan dimusnahkan, sesuai prosedur. Hingga kegiatan berakhir, situasi di Lapas Wahai dilaporkan tetap aman dan terkendali.
Apresiasi turut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro.
Ia menilai, langkah cepat dan tegas jajaran Lapas Wahai merupakan bentuk nyata kepatuhan terhadap instruksi pusat, dalam menjaga integritas pemasyarakatan.
“Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi komitmen untuk memastikan lapas bersih dari barang terlarang. Kewaspadaan harus terus dijaga,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan razia gabungan ini menegaskan kuatnya kolaborasi antara Lapas Wahai dan Koramil Wahai.
“Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan terus berlanjut, guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas,” harap dia.





