Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Lapas Wahai Tegaskan Pembinaan WB sebagai Ikhtiar Selamatkan Tunas Bangsa

Q Rabu, 20 Mei 2026 3 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_2026-05-20-20-56-10-273_com.android.chrome

Lapas Kelas III Wahai melaksanakan upacara bendera, dalam rangka memperingati Harkitnas ke-118, Rabu (20/5/2026). Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai melaksanakan Upacara Bendera secara khidmat, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara Lapas Wahai itu, diikuti secara lengkap oleh seluruh jajaran pegawai, serta dihadiri oleh perwakilan Warga Binaan (WB), sebagai wujud kebersamaan dalam merayakan momen bersejarah bangsa.

Mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, yang bertindak selaku inspektur upacara menegaskan, bahwa peringatan Harkitnas ini menjadi momentum refleksi yang sangat penting bagi seluruh elemen bangsa, termasuk lingkungan pemasyarakatan, untuk meninjau kembali peran dan tanggung jawab masing-masing.

Dalam amanatnya, Tersih menyebut, sejarah lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi tonggak awal bangkitnya kesadaran kaum terpelajar di masa lalu, untuk bersatu padu demi mengejar kemajuan, dan kehormatan bangsa Indonesia.

“Jika dahulu perjuangan berfokus pada perlawanan fisik untuk merebut, dan mempertahankan kemerdekaan, maka di era modern ini tantangan telah bertransformasi menjadi perjuangan intelektual, penguatan literasi digital, serta upaya perlindungan yang ketat terhadap generasi muda dari berbagai pengaruh buruk,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, turut dibacakan amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Viada Hafid, yang menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif untuk menjaga “tunas bangsa” dari berbagai ancaman yang dapat merusak moral, karakter, serta masa depan generasi penerus.

Dalam konteks tugas pokok pemasyarakatan, tema besar tersebut diterjemahkan secara khusus dan nyata oleh jajaran Lapas Wahai, melalui berbagai program pembinaan yang menyeluruh bagi warga binaan.

Menurut Tersih, pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak semata-mata dipandang sebagai proses menjalani hukuman atau pemidanaan, melainkan juga sebagai bentuk ikhtiar kemanusiaan yang mulia, untuk menyelamatkan dan mengembalikan individu, agar kembali menjadi pribadi yang berfungsi sosial, produktif, berkarakter kuat, serta berdaya saing di tengah masyarakat.

“Pembinaan terhadap warga binaan tidak hanya dilihat sebagai proses pemidanaan, melainkan ikhtiar kemanusiaan untuk menyelamatkan dan mengembalikan individu, agar kembali menjadi bagian dari tunas bangsa yang produktif, berkarakter, serta berdaya saing,” jelasnya.

Lebih lanjut Tersih menegaskan, Lapas Wahai terus berkomitmen penuh menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, kondusif, dan bermartabat.

Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan berbagai program, mulai dari pembinaan kemandirian dan keterampilan kerja, pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan, hingga peningkatan kualitas spiritual seperti kegiatan belajar membaca huruf Hijaiyah dan pemahaman agama.

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional ini, diharapkan menjadi energi baru yang positif bagi seluruh petugas dan warga binaan Lapas Wahai, untuk terus berkarya, menjaga integritas, serta bersama-sama mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berdaulat sepenuhnya,” harap dia.

Upacara peringatan Harkitnas ke-118 tersebut ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud harapan, agar semangat persatuan dan nilai-nilai kebangkitan nasional terus hidup dan tumbuh subur di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

Tentang penulis

Lapas Wahai Tegaskan Pembinaan WB sebagai Ikhtiar Selamatkan Tunas Bangsa 1 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Stok Hewan Kurban di Papua Barat Daya di Jamin Aman 
Next: Lapas Wahai Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus kepada Warga Binaan

Related News

FB_IMG_1783991703489
  • Daerah

Anos: Keberhasilan Blok Masela Diukur dari Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Seremoni

Q Jumat, 17 Juli 2026
20260716_234359
  • Daerah

Lewat “Si Gerak” dan Cetak Sawah, Papua Barat Daya Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

Marni Kamis, 16 Juli 2026
IMG-20260716-WA0100-1536x864
  • Daerah

Wattimena Tegaskan Penetapan Calon Sekda Ambon Berdasarkan Kompetensi dan Tahapan Seleksi

Q Kamis, 16 Juli 2026

Berita lainnya

FB_IMG_1783991703489
  • Daerah

Anos: Keberhasilan Blok Masela Diukur dari Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Seremoni

Q Jumat, 17 Juli 2026
20260716_234359
  • Daerah

Lewat “Si Gerak” dan Cetak Sawah, Papua Barat Daya Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

Marni Kamis, 16 Juli 2026
IMG-20260716-WA0031
  • Metro

Menteri Hukum Resmi Mengambil Sumpah Luke Vickery Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Ke Piala Dunia 2030

Marni Kamis, 16 Juli 2026
IMG-20260716-WA0100-1536x864
  • Daerah

Wattimena Tegaskan Penetapan Calon Sekda Ambon Berdasarkan Kompetensi dan Tahapan Seleksi

Q Kamis, 16 Juli 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d