Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Lapas Namlea Gandeng Disperindag Buru Kembangkan Pemasaran Produk Warga Binaan

Q Kamis, 4 Juni 2026 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_2026-06-04-18-51-59-209_com.android.chrome

Kunjungan kerja Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, beserta jajaran ke kantor Disperindag Kabupaten Buru, Rabu (3/6/2026). Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea, terus mendorong pengembangan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Salah satu langkah yang diambil adalah, menjalin koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Buru, guna memperluas jangkauan pemasaran serta meningkatkan kualitas produk hasil karya warga binaan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, beserta jajaran ke kantor Disperindag Kabupaten Buru, Rabu (3/6/2026). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Sekretaris Disperindag Kabupaten Buru, Salahudin.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Lapas Namlea menyampaikan, bahwa tujuan kunjungan adalah membangun sinergi, untuk mengembangkan produk unggulan warga binaan, khususnya minyak kayu putih yang diproduksi dengan merek Maju 86 (Minyak Andalan Jadi Unggulan Lapas Namlea).

“Tujuan kami datang adalah, untuk menjalin kerja sama terkait rencana pengembangan hasil karya warga binaan Lapas Namlea, terutama dalam hal pemasaran dan pendistribusiannya kepada masyarakat luas,” ujar Marasabessy.

Ia menjelaskan bahwa selain memproduksi minyak kayu putih, warga binaan juga membuat berbagai jenis kerajinan tangan, yang memiliki nilai jual.

Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah daerah melalui Disperindag dinilai sangat penting, untuk membantu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk tersebut di tengah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah setempat.

Lapas Namlea juga berharap, mendapatkan dukungan pemerintah daerah, terkait penyediaan lahan untuk menanam pohon kayu putih.

Hal ini bertujuan menjamin ketersediaan bahan baku, sehingga produksi minyak kayu putih, yang saat ini menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian, yang dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami berharap, dapat bekerja sama dengan Disperindag, agar produk warga binaan semakin dikenal masyarakat. Selain itu, kami juga mengharapkan dukungan terkait penyediaan lahan untuk menanam kayu putih, agar produksi dapat terus berkembang dan tidak terhenti karena kekurangan bahan baku,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Disperindag Kabupaten Buru, Salahudin mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh upaya yang dilakukan Lapas Namlea, dalam mengembangkan industri berbasis pembinaan warga binaan.

Ia menegaskan, Disperindag siap memberikan pendampingan dan edukasi terkait aspek legalitas usaha, standar kualitas, serta strategi pemasaran, agar produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan yang berlaku dan mampu bersaing di pasaran.

“Pada prinsipnya kami mendukung program pembinaan di Lapas Namlea, khususnya di bidang industri minyak kayu putih. Ke depannya, kami akan memberikan sosialisasi terkait perizinan edar produk, teknik pemasaran, dan pengelolaan usaha, agar kegiatan industri di Lapas Namlea dapat berjalan dengan tertib dan menguntungkan,” tutur Salahudin.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis, untuk memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk hasil karya mereka.

Sinergi antara Lapas Namlea dan Disperindag Kabupaten Buru juga sejalan dengan pelaksanaan 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan produktivitas warga binaan melalui kegiatan yang bernilai ekonomi.

Tentang penulis

Lapas Namlea Gandeng Disperindag Buru Kembangkan Pemasaran Produk Warga Binaan 2 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Wali Kota: Opini WTP Jadi Bukti Perbaikan Tata Kelola Keuangan Pemkot Ambon

Related News

Screenshot_2026-06-01-18-30-56-902_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wali Kota: Opini WTP Jadi Bukti Perbaikan Tata Kelola Keuangan Pemkot Ambon

Q Kamis, 4 Juni 2026
Screenshot_2026-06-04-10-18-42-680_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Razia Kamar Hunian, Lapas Namlea Sita Sejumlah Barang Terlarang Milik Warga Binaan

Q Kamis, 4 Juni 2026
Screenshot_2026-06-03-20-47-40-487_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Satopspatnal Lapas Wahai Kini Pantau CCTV Lewat Ponsel

Q Rabu, 3 Juni 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-06-04-18-51-59-209_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Lapas Namlea Gandeng Disperindag Buru Kembangkan Pemasaran Produk Warga Binaan

Q Kamis, 4 Juni 2026
Screenshot_2026-06-01-18-30-56-902_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wali Kota: Opini WTP Jadi Bukti Perbaikan Tata Kelola Keuangan Pemkot Ambon

Q Kamis, 4 Juni 2026
Screenshot_2026-06-04-10-18-42-680_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Razia Kamar Hunian, Lapas Namlea Sita Sejumlah Barang Terlarang Milik Warga Binaan

Q Kamis, 4 Juni 2026
20260603_180001
Dua pelaku pembunuhan maxi bless di Ringkus polresta sorong kota (Foto/Mar)
3 min read
  • Hukrim

Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Pembunuhan Maxi Bless, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap Setelah Bersembunyi Sebulan  

Marni Rabu, 3 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d