
KOTA SORONG, BeritaAktual.co –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya menggelar kegiatan sosialisasi program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Membentuk Karakter Generasi Emas Menuju 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Kegiatan berlangsung di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya terpadu dalam penanaman nilai positif dan pembentukan karakter anak sejak dini
Berdasar hukum yang berlaku, antara lain Pasal 28B ayat (2) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Robert Sentuh menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada orang tua, pendidik, dan masyarakat luas tentang pentingnya penanaman kebiasaan positif bagi tumbuh kembang anak.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan peran krusial lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif seluruh elemen dalam penerapan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari anak.
Sementara itu ,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya menegaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada pembentukan karakter anak didik
“Pelaksanaan sosialisasi ini kita sampaikan kepada seluruh guru SLB di Kabupaten Sorong, Kota Sorong, dan Raja Ampat. Kita berharap setelah mengikuti kegiatan ini, para guru dapat menyebarluaskan kembali materi ini kepada peserta didik mereka, sehingga kita dapat melahirkan anak-anak Indonesia hebat yang memiliki karakter mulia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ilmu pengetahuan saja tidak cukup ,pembentukan mental dan spiritual menjadi pondasi yang sangat penting.
“Kita tidak hanya mengejar pencapaian akademik, tetapi juga memastikan mereka tumbuh menjadi orang pintar yang berkarakter baik. untuk persiapan kita menyongsong Generasi Emas Indonesia tahun 2045,” tambahnya.
Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan generasi berkarakter unggul, meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak secara holistik, membangun ekosistem dukungan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, meminimalisir perilaku negatif pada anak, serta berkontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh menghadapi tantangan masa depan.(Mar)







