
SORONG,BeritaAktual.co-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat Daya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Polisi Lalu Lintas (Polantas) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”.
Momentum peringatan ini diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi ajang evaluasi serta penegasan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjadi solusi di tengah masyarakat.
Pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-71 ini didasarkan pada Surat Telegram Kakorlantas Polri Nomor: ST/201/15/IX/BIN.1.8./2026.
Perwakilan Ditlantas Polda Papua Barat Daya, Kompol Ferdinand Benyamin Masawet, melaporkan berbagai kegiatan sosial, religi, dan edukatif yang telah dilaksanakan dalam rangka menyambut hari jadi Polantas.
Rangkaian kegiatan tersebut antara lain:
Jumat, 11 September 2026: Kunjungan dan pemberian bantuan kepada petugas kebersihan di Kota Sorong.
Senin, 14 September 2026: Kunjungan sosial kepada para penggali dan penjaga makam di Jalan Makam Kilo 10.
Kamis, 15 September 2026: Pembagian bantuan di tiga pangkalan ojek (Jalan Victory, dan Jalan RS Sele Be Solu) serta masyarakat kurang mampu di Kilo 8 Kompleks Cokro, Kilo 10, dan Pencucian Pasir Kilo 10.
Rabu, 16 September 2026: Gelaran Lomba Mural Keselamatan di Alun-Alun Kota Aimas.
Kamis, 17 September 2026: Pelaksanaan Bakti Kesehatan di Aula Polda Papua Barat Daya.
Jumat, 18 September 2026: Kegiatan Bakti Religi ke empat tempat ibadah Gereja GBI Sileo Aimas, Masjid Jabal Nur Aimas, Masjid At-Taqwa Aimas, dan Pura Aimas
Pada hari yang sama, dilaksanakan pula kunjungan kasih ke empat panti asuhan Panti Asuhan Papua Muslim, Putra Putri Muslim, Bukit Kasih, dan Cipta Waris Papua serta anjangsana ke enam purnawirawan pensiunan Polri di Aimas dan Kota Sorong.
Sementara itu, Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Dr. Hengky Haryadi, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya jajaran Polantas untuk memahami bahwa tugas di wilayah hukum Papua Barat Daya memiliki tantangan tersendiri. Wilayah ini mencakup destinasi wisata berskala internasional, pelabuhan, serta bandara internasional yang menjadikan Polantas sebagai etalase depan wajah kepolisian dan kedisiplinan negara.
“Jangan jadikan tugas kalian sebagai business as usual sekadar datang, mengatur lalu lintas, lalu pulang. Setiap anggota harus menyadari bahwa lalu lintas adalah etalase kepolisian. Kesan kedisiplinan suatu bangsa sering kali dinilai dari lalu lintasnya,” tegas
Kapolda juga mengingatkan pentingnya pendekatan yang humanis dan edukatif, seperti pemanfaatan media sosial serta penataan ketertiban lalu lintas bersama instansi terkait.
Ia menegaskan bahwa di balik setiap angka kecelakaan lalu lintas, ada jiwa manusia dan keluarga yang menantikan mereka di rumah.
“Jaga kehormatan seragam, jaga integritas, serta sikap dan perilaku. Layani masyarakat dengan tulus dan jangan lakukan tindakan yang merusak kepercayaan publik. Jadilah Polisi yang kehadirannya dirasakan sebagai solusi, bukan justru menjadi persoalan,” pungkas Kapolda.(Mar)







