
Ratusan warga ikut
SORONG, BeritaAktual.co – Polsek Sorong Kepulauan memasang pilice line (garis polisi) di sumur milik John Resubun di RK 2 pulau Doom, distrik Sorong Kepulauan yang sempat viral di media sosial Facebook lewat unggahan seorang netizen beberapa waktu lalu. Polisi beralasan pemasangan garis polisi tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi sambil menunggu pemilik sumur mengurus surat-surat izin penggalian di Dinas Pertambangan kota Sorong.
Kapolsek Sorong Kepulauan, Kompol Abdul Kadir ketika dikonfirmasi di Mapolsek Sorong Kepulauan di jalan Tribrata, Pulau Doom Minggu, 8 Agustus 2021 menjelaskan, alasan pihaknya memberi police line agar pemilik sumur tidak melakukan kegiatan penggalian dalam bentuk apapun di lokasi sumur tersebut.
Menurut Kapolsek, berdasarkan keterangan dari keterangan pemilik sumur, sumur itu digali untuk mendapatkan air bukan menggali emas, yang mana sumur itu sudah digali sedalam kurang lebih 12 meter.

Sementara itu pemilik sumur, John Resubun menjelaskan, garis polisi tersebut dipasang setelah diunggah viral di sebuah akun di sebuah grup berbagi informasi di Facebook, tentang adanya luapan air di RK 2 pulau Doom, distrik Sorong Kepulauan yang jika tidak ditangani akan berdampak mirip lumpur lapindo di Jawa Timur.

“Proses penggalian sumur ini sudah dihentikan sejak dua bulan yang lalu setelah menemukan air bersih. Police line ini setelah mereka melihat postingan di medsos. Mereka memanggil saya ke polsek trus mereka datang untuk menghentikan pekerjaan ini. Pekerjaan ini sudah dihentikan dua bulan yang lalu setelah kami pecahkan batu lalu mendapat air ini,” tandasnya.
Untuk menyelesaikan kesalahpahaman terkait penggalian sumur tersebut, Polsek Sorong Kepulauan akan memanggil pemilik akun yang menyebarkan postingan tersebut untuk mengetahui maksud dan tujuannya.
Sebelumnya, unggahan sebuah akun di grup berbagi informasi facebook tentang luapan air di RK 2 pulau Doom, distrik Sorong Kepulauan yang jika tidak ditangani akan berdampak mirip lumpur lapindo di Jawa Timur sempat viral. Pemilik akun tersebut bahkan menyebutkan John Resubun dan saudaranya bukan berencana menggali sumur namun akan menambang emas, namun postingan tersebut telah dibantah oleh John Resubun dan kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) kota Sorong, Julian Kelly Kambu yang sempat meninjau langsung sumur tersebut pada Kamis pekan lalu. [jas]







