
Kegiatan Sosialisasi Data Strategis Kota Ambon Tahun 2025,yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik Standar Layanan Statistik bersama BPS Kota Ambon, yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Selasa (18/11/2025).
AMBON, BeritaAktual.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas data, sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Kota Ambon, Roby Sapulette, dalam kegiatan Sosialisasi Data Strategis Kota Ambon Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik Standar Layanan Statistik bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon, yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Selasa (18/11/2025).
Dalam sambutannya, Sapulette menekankan, bahwa data bukan lagi sekadar angka, melainkan aset strategis daerah yang sangat penting dalam merumuskan kebijakan publik, mengukur capaian pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi fondasi penting bagi Pemerintah Kota Ambon dalam setiap langkah pembangunan,” ujarnya.
Sejalan dengan kebijakan Satu Data Indonesia, Pemkot Ambon berkomitmen, untuk mengintegrasikan seluruh sumber data daerah, memperkuat standar dan metadata, serta meningkatkan keterbukaan dan akses data bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sapulette juga menekankan pentingnya evidence-based policy, dalam setiap kebijakan pembangunan. Ia berharap setiap program pemerintah benar-benar tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kebijakan pembangunan harus diarahkan berdasarkan evidence-based policy, agar setiap program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Forum Konsultasi Publik ini menjadi ruang strategis untuk memperoleh pandangan, masukan, dan rekomendasi dari berbagai pihak terkait standar layanan statistik.
Sapulette berharap, standar layanan statistik yang dirumuskan mencerminkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, keterbukaan, kemudahan akses, kepastian, kecepatan layanan, serta responsif terhadap kebutuhan pengguna data.
“Kontribusi Bapak-Ibu sekalian sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa layanan statistik daerah semakin berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan perencanaan pembangunan lintas sektor,” katanya.
Sapulette juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh, pihak yang telah bersinergi dalam pengelolaan data, khususnya BPS, perangkat daerah, akademisi, serta organisasi masyarakat sipil. Ia menekankan, bahwa pengelolaan data yang baik membutuhkan koordinasi, integrasi, serta komitmen bersama.
Melalui forum ini, Sapulette berharap lahir kesamaan persepsi mengenai data strategis pembangunan Kota Ambon, terutama pada isu-isu prioritas seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, penanggulangan kemiskinan, penguatan ekonomi daerah, dan pengendalian inflasi.
“Dengan demikian, data tidak hanya menjadi dasar pelaporan, tetapi menjadi dasar pengambilan keputusan yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat,” harapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkokoh fondasi pengelolaan data daerah, dan semakin memperkuat posisi Ambon sebagai kota yang informatif, adaptif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan pembangunan. Dengan data yang berkualitas, Kota Ambon optimis dapat mencapai pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.




