
Gedung kantor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Foto/BA
AMBON, BeritaAktual.co – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya, untuk mendukung penuh proses hukum, terkait dugaan korupsi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Batu Merah, Kota Ambon.
Pernyataan ini disampaikan, menyusul pemberitaan mengenai pemeriksaan terhadap sejumlah nasabah oleh Kejaksaan Tinggi Maluku.
BRI menyatakan, menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Perseroan juga memastikan bersikap kooperatif, dengan menyediakan data serta informasi yang dibutuhkan, guna mendukung kelancaran penyidikan.
Pemimpin Cabang BRI Ambon, Gilang Surya Pratama menegaskan, bahwa BRI secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking), serta tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), dalam seluruh aktivitas bisnis, termasuk penyaluran KUR.
“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan mendukung penuh langkah aparat penegak hukum, dalam mengusut kasus ini secara transparan, dan profesional. BRI juga berkomitmen untuk kooperatif, dalam setiap tahapan proses yang berlangsung,” ujarnya kepada wartawan di Ambon, Jumat (10/4/2026).
Ia menambahkan, bahwa BRI memiliki kebijakan zero tolerance terhadap setiap bentuk kecurangan (fraud) maupun pelanggaran hukum, baik yang melibatkan pihak internal maupun eksternal.
Setiap indikasi penyimpangan, kata dia, akan ditindaklanjuti secara serius, sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah pencegahan, BRI terus memperkuat sistem pengendalian internal, manajemen risiko, serta pengawasan dalam proses penyaluran kredit, guna memastikan seluruh operasional berjalan sesuai prosedur dan regulasi.
“Saya mengimbau masyarakat, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta memastikan bahwa layanan perbankan kepada nasabah tetap berjalan normal,” tandas dia.







