Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Wali Kota Ambon: Data yang Keliru Bisa Buat Kebijakan Pemerintah Salah Arah

Q Selasa, 26 Mei 2026 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_2026-05-26-18-15-55-113_com.android.chrome

Kegiatan bertajuk “Arika Deng Sensus Ekonomi 2026”, yang digelar oleh BPS di Amaris Hotel Ambon, Selasa (26/5/2026). Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat, untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dengan memberikan data yang valid dan jujur.

Menurut Wali Kota, data yang akurat menjadi kunci utama, agar kebijakan pemerintah tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota dalam sambutannya, saat menghadiri kegiatan bertajuk “Arika Deng Sensus Ekonomi 2026”, yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Amaris Hotel Ambon, Selasa (26/5/2026).

Wali Kota menegaskan, bahwa pelaksanaan sensus ekonomi memiliki peran strategis, dalam memotret kondisi riil perekonomian daerah, mulai dari perkembangan usaha hingga potensi sektor ekonomi yang terus tumbuh.

“Data yang dihasilkan dari sensus ekonomi akan menjadi dasar pemerintah, dalam menyusun kebijakan. Kalau datanya tidak benar, maka kebijakan dan intervensi pemerintah juga bisa salah arah,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting, karena akan mencatat perkembangan berbagai sektor usaha yang terus mengalami perubahan, termasuk ekonomi digital yang kini berkembang pesat.

Ia menyebut, profesi baru seperti kreator konten, influencer, hingga pembuat konten di platform digital kini telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, yang perlu didata secara menyeluruh.

“Sekarang banyak pekerjaan baru yang dulunya belum ada, tetapi sudah memberi kontribusi ekonomi yang besar. Ini harus masuk dalam pendataan, agar pemerintah memiliki gambaran ekonomi yang utuh,” katanya.

Wali Kota juga mengungkapkan, bahwa sektor perdagangan masih menjadi tulang punggung ekonomi Kota Ambon berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2025, disusul oleh sektor jasa, industri pengolahan, keuangan, dan pariwisata.

Selain berfungsi memotret aktivitas usaha, sensus ekonomi juga dinilai penting, untuk mendukung program sosial pemerintah, termasuk penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Wali Kota menyoroti masih adanya persoalan penyaluran bantuan sosial, yang tidak tepat sasaran, akibat data yang kurang akurat.

“Kadang yang layak menerima bantuan justru tidak mendapatkannya, sementara yang sebenarnya mampu malah menerima bantuan. Karena itu, data yang benar sangat penting,” tegas Wali Kota.

Kepada para pelaku usaha, dia meminta dukungan penuh dengan memberikan informasi, yang sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus.

Ia memastikan, seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya, dan tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya menciptakan iklim usaha yang sehat, dan mendukung investasi. Dukungan dari pelaku usaha melalui pemberian data yang jujur tentu sangat membantu pemerintah,” ujarnya.

Wali Kota menambahkan, Pemkot Ambon turut mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,melalui berbagai langkah sosialisasi, mulai dari penerbitan surat edaran, kampanye melalui media sosial, hingga koordinasi dengan pemerintah desa, negeri, dan kelurahan.

Wali Kota juga menekankan, bahwa data merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah.

“Data yang baik adalah, harta karun bagi pemerintah. Dari data yang akurat, pemerintah bisa menjaga stabilitas ekonomi dan menyusun program, yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tandas Wali Kota.

Tentang penulis

Wali Kota Ambon: Data yang Keliru Bisa Buat Kebijakan Pemerintah Salah Arah 2 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Jelang Idul Adha dan Libur Panjang, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan Minyak Tanah Hingga 450 Ribu Liter di Wilayah Papua-Maluku
Next: Audisi LASQI 2026 Resmi Dibuka, Talenta Qasidah Diburu untuk Nusantara Fest

Related News

Screenshot_2026-05-26-19-52-30-252_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Tamaela: Rekomendasi DPRD Jadi Acuan Perbaikan Kinerja Pemkot Ambon

Q Selasa, 26 Mei 2026
Screenshot_2026-05-26-19-52-15-888_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wali Kota: Rekomendasi DPRD Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan Kota Ambon

Q Selasa, 26 Mei 2026
Screenshot_2026-05-26-19-52-01-070_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Sambut Idul Adha, DEPIDAR SOKSI Maluku Salurkan Hewan Kurban dan Beras

Q Selasa, 26 Mei 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-05-26-19-52-30-252_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Tamaela: Rekomendasi DPRD Jadi Acuan Perbaikan Kinerja Pemkot Ambon

Q Selasa, 26 Mei 2026
Screenshot_2026-05-26-19-52-15-888_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wali Kota: Rekomendasi DPRD Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan Kota Ambon

Q Selasa, 26 Mei 2026
Screenshot_2026-05-26-19-52-01-070_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Sambut Idul Adha, DEPIDAR SOKSI Maluku Salurkan Hewan Kurban dan Beras

Q Selasa, 26 Mei 2026
Screenshot_2026-05-26-18-16-26-005_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Sinode GPM dan Masjid Al-Fatah Perkuat Kebersamaan Lewat Penyerahan Hewan Kurban

Q Selasa, 26 Mei 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d