
KABUPATEN MAYBRAT, BeritaAktual.co – Aksi unjuk rasa yang diikuti sekitar 250 warga berlangsung damai dan tertib di Kabupaten Maybrat, Rabu (19/8/2026). Massa bergerak dari kawasan Kumurkek, melewati Pertigaan Aisyo, hingga melakukan long march menuju Kantor Bupati Maybrat dengan pengamanan ketat dari personel gabungan Polres Maybrat, Polsek Aifat, serta Yon B Sat Brimob Polda Papua Barat Daya.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie S. Latuheru, Danrem Brigjen TNI Slamet Riadi, Bupati Maybrat Karel Murafer, serta unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemuda.
Dalam penyampaian aspirasinya, masyarakat menuntut proses hukum tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang merenggut 3 korban jiwa, serta penyelesaian persoalan yang mengacu pada aturan hukum dan ketentuan adat setempat.
Gubernur Elisa Kambu memberikan apresiasi atas kedewasaan masyarakat dalam menjaga aksi tetap damai.
“Kami menolak segala bentuk kekerasan dan siap menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Mohon berikan ruang bagi aparat kepolisian untuk bekerja secara profesional, sehingga fakta hasil penyelidikan dapat kami sampaikan secara terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Brigjen Pol. Audie S. Latuheru menegaskan komitmen kepolisian untuk mengusut perkara ini hingga tuntas.
“Kami akan selesaikan investigasi secara menyeluruh termasuk olah TKP, namun mohon dukungan masyarakat agar proses ini berjalan lancar. Hasil lengkap akan kami umumkan setelah semua tahapan selesai berdasarkan fakta lapangan,” tegasnya.
Aksi unjuk rasa berakhir dengan aman dan lancar, situasi keamanan di wilayah Maybrat tetap kondusif (*/mar)










