
SORONG SELATAN, BeritaAktual.co – Untuk efektif dan mempermudah menangkap ikan/udang di laut, dua (2) kelompok nelayan di kabupaten Sorong Selatan mendapat bantuan alat pendeteksi ikan/udang Fish Finder dari Anggota Komisi VII DPR-RI, Rico Sia. Rabu, 19 Januari 2022.
Bantuan dua unit Fish Finder tersebut diserahkan oleh tenaga ahli Tenaga Ahli (T.A) Anggota DPR-RI Rico Sia, Semarga Kebibe S.IP kepada kelompok Nelayan KOMBROF di kampung “B”, distrik Teminabuan, dan kelompok Nelayan Udang Ampera, distrik Teminabuan, kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat.
Dalam keterangan tertulis Kamis, 20 Januari 2021 Rico Sia mengatakan, tujuan diberikan alat Fish Finder ini adalah sebagai salah satu upaya efektif nelayan di kabupaten Sorong Selatan bisa mendeteksi ikan dan udang secara maksimal, untuk mendapatkan hasil tangkapan yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya.
“Ini sebagai upaya meningkatkan hasil perikanan tangkap nelayan di kabupaten Sorong Selatan, saya harap masyarakat dapat memanfaatkan alat ini sebaik-baiknya agar hasil juga banyak,” terang Rico.
Selain ramah lingkungkungan, menurut Legislator Papua Barat itu menangkap ikan dan udang di laut dengan Fish Finder pun sangat efektif terutama bisa menghemat biaya bahan bakar. “Alat ini (Fish Finder) bukan hanya untuk menangkap ikan, tapi nelayan juga bisa melihat keadaan cuaca (kondisi alam), sebagai kompas karena semua terdapat dalam alat itu,” kata Rico.

Rico berharap bantuan ini kelak dapat mendorong peningkatan produksi dan produktivitas para pelaku usaha perikanan baik untuk nelayan maupun untuk usaha budidaya perikanan di kabupaten Sorong Selatan, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
Usai menerima bantuan, ketua kelompok Nelayan Udang Ampera, Bakri mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima. Dikatakan Bakri, sebagai nelayan tangkap udang pihaknya mengalami berbagai kendala, termasuk penurunan hasil tangkapan akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Penurunan hasil tangkapannya itu menurut Bakri disebabkan karena kondisi angin yang tak bisa diprediksi, sehingga membuat udang ikut berpindah tempat.
“Selama ini kami hanya memprediksi tempat tempat dimana udang berada tapi kami tidak tahu pasti. Dengan alat ini, kami dapat mengetahui posisi udang juga kami dapat mengetahui arah angin. Terima kasih bapak Rico Sia sudah bantu kami dengan alat ini, semoga kedepan hasil tangkap udang kami lebih banyak dari sebelumnya,” harap dia.

“Di Sorsel ini banyak nelayan ikan dan udang, kami semua bergantung dengan cuaca, itu sebabnya hasil laut kami sedikit karena kami masih gunakan cara manual. Dengan alat yang bapak Rico kasih ini akan kami manfaatkan sebaik baiknya agar hasil kami juga banyak. Terima kasih bapak Rico,” tutupnya. [dwi]




