
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat memimpin apel pagi ASN dan non ASN di lingkup Pemkot.Ambon, Senin (10/3/2025).
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), agar dapat memperhatikan pohon-pohon di sepanjang jalan utama kota ini, agar ke depan ketika memasuki cuaca ekstrim tidak merugikan berbagai pihak.
Demikian disampaikan Wali Kota, saat memimpin apel pagi ASN dan non ASN di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Senin (10/3/2025).
“Terkait dengan penataan pohon juga segera dilakukan oleh Damkar, DLHP dan BPBD. Ketiga instansi ini harus saling bersinergi melakukan penataan terhadap pohon-pohon, agar tidak mengancam nyawa masyarakat dan kendaraan,” pinta Wattimena.
Wali Kota juga memastikan, akan melakukan perbaikan seluruh Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah yang tersebar dalam wilayah Kota Ambon.
“Akan dilakukan perbaikan terhadap seluruh TPS yang ada, supaya paling tidak kita menjamin bahwa walaupun sampah hanya dibuang pada penampungan sementara, tetapi tidak berserakan dan tidak merusak pemandangan di lingkungan sekitar,” tegas dia.
Pembenahan atau perbaikan ini, lanjut Wali Kota, akan dimulai dari seluruh desa/negeri/kelurahan, guna memperhatikan kebersihan lingkungan, serta TPS yang tertata rapih meski banyak sampah, namun tidak berserakan.
“Saya juga nanti akan minta seluruh desa/negeri/kelurahan, untuk perhatikan sampah. Ini bukan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) saja, namun ini tanggung jawab kades, raja, lurah,” sebutnya.
Wali Kota menyebut, ada tiga lokasi yang sampai saat ini sampah selalu menumpuk, sebab warga melakukan pembuangan tidak pada waktu yang tepat, serta tidak pada tempatnya.
Lokasi-lokasi tersebut yakni, di Kelurahan Waihaong, Kelurahan Batu Meja (Jembatan Skip), dan Kelurahan Uritetu (depan Kantor PU Provinsi). “Saya berharap, kita bekerja sama dengan baik, sehingga permasalahan ini teratasi,” harapnya.







