
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Merupakan realisasi dari program 100 hari kerja Wali Kota Sorong Septinus Lobat dan wakil Wali Kota H. Ansar Karim, Pemerintah kota Sorong meresmikan jalur angkutan penyeberangan Laut gratis antar pulau dari kota Sorong ke pulau Doom, pulau Soop, dan pulau Raam, Rabu (9/4/2025).
“kami bersyukur kepada Tuhan, karena apa yang saya sampaikan program 100 hari kini mulai terlaksana,” ujar Septinus lobat.
Ia menegaskan, salah satu kendala utama yang dihadapi masyarakat dan tenaga kependidikan di wilayah kepulauan adalah akses transportasi laut yang terbatas dan biaya yang tinggi.
Dirinya melihat langsung kesulitan warga saat ini masa kampanye, Walikota Lobat bergerak cepat melalui Dinas Pendidikan untuk menghadirkan solusi.

Pemerintah kota Sorong menyediakan tiga armada transportasi laut secara gratis, yang dapat digunakan oleh guru, pegawai, pelajar yang melakukan perjalanan ke tiga pulau doom, pulau soop, pulau buaya.
“Dengan ada transportasi yang sudah di siapkan untuk Guru-guru kini tidak perlu lagi naik transportasi komersial yang mahal dan tidak pasti jadwalnya. Transportasi ini disiapkan untuk memudahkan dan memastikan mereka bisa mengajar tepat waktu,” terangnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong, Arby Mamangsa menyampaikan, program ini akan memberikan manfaat langsung bagi 46 guru di pulau Doom, 18 guru di pulau Raam, dan 14 guru di pulau Sop.
“Selain untuk efisiensi waktu dan biaya, transportasi ini juga dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan pelayaran. Kapalnya lebih besar, dan lebih aman dibandingkan dengan perahu-perahu kecil sebelumnya,” jelas Arby.
Program ini tidak hanya bertujuan memudahkan mobilitas guru, dan juga menjaga mutu pendidikan di wilayah kepulauan.dan Sebab, sebelumnya banyak keluhan tentang keterlambatan guru yang berdampak langsung pada proses belajar mengajar di sekolah.
Transportasi laut yang di kasih dengan pemerintah kota sorong secara gratis ini akan beroperasi setiap hari selama masa sekolah berlangsung. Anggaran operasional tiga unit perahu dana sekitar Rp 18-20 juta perbulan (Mar)






