
AIMAS, BeritaAktual.co – Guna memajukan pelayanan publik untuk masyarakat di kabupaten Sorong, Ombudsman RI perwakilan Papua Barat/Papua Barat Daya akan membentuk kampung Anti Maladministrasi di wilayah kabupaten Sorong.
Ini dipaparkan ketua Perwakilan Ombudsman Papua Barat/Papua Barat Daya Amus Atkana saat berkunjung kediaman Bupati kabupaten Sorong Johny Kamuru, Jumat (11/4/2025).
Bupati kabupaten Sorong Johny Kamuru menyambut baik kunjungan ini, dikatakan pemerintah kabupaten Sorong siap mendorong dan dukung penuh ide dan gagasan Ombudsman yang bertujuan untuk kemajuan pelayanan publik.
“Itu yang harus di dorong, saya lagi berkomunikasi terkait itu, kita akan mencari kampung mana yang baik sehingga kampung itu bisa dijadikan kampung anti maladministrasi,” ujar Bupati.

Disampaikan Bupati Johny Kamuru, dirinya bersama segenap pemerintah kabupaten Sorong berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami sudah kita dengarkan adanya masukan-masukan, ini semua untuk kepentingan masyarakat, demi perbaikan masyarakat, semua kita dukung demi kepentingan masyarakat,” kata Bupati.
Bupati juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Ombudsman Perwakilan Papua Barat/Papua Barat Daya, yang bersinergi bersama pemerintah daerah untuk bersama-sama dalam memajukan daerah.
Sementara, Ketua Perwakilan Ombudsman Papua Barat/Papua Barat Daya Amus Atkana menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Bupati Sorong sebagai pemilik rumah. Dikatakan Amus, bahwa ide dan gagasan terkait pembentukan Kampung Anti Maladministrasi di wilayah kabupaten Sorong semata-mata untuk masyarakat kabupaten Sorong.
“Saya sarankan untuk di kabupaten Sorong ada kampung Anti Maladministrasi, sehingga ini menjadi kampung percontohan bagi kampung-kampung yang lain untuk bersama-sama memajukan pelayanan publik bagi seluruh masyarakat,” jelas Amus Atkana.
Dalam kunjungan ini, dalam bidikan kamera wartawan terlihat suasana kehangatan terjalin penuh saat pelaksanaan pertemuan berlangsung, sesi saling berdialog menjadi berwarna lantaran dihujani saran dan masukan demi kemajuan pelayanan publik di seluruh wilayah kabupaten Sorong. (Mar)





