Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Metro

  • Metro

Protes Masyarakat Adat Kawe Raja Ampat Pencabutan Izin Tambang Nikel, WAYAG Kami Tutup

Marni Selasa, 10 Juni 2025 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_20250610_235155_Canva
Bagikan berita ini
        

 

RAJA AMPAT, BeritaAktual.co – Puluhan warga adat dari empat marga pemilik hak ulayat -Ayelo, Daat, Ayei, dan Arempele memalang seluruh aktivitas wisata di kawasan Pulau Wayag kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Aksi pemalangan ini dilakukan sejak Senin (9/6/2025) sore sebagai bentuk protes atas rencana pencabutan izin operasi PT Kawei sejahtera Mining (KSM) yaitu perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Pulau Kawe kabupaten Raja Ampat.

“Kami atas nama empat marga menutup seluruh aktivitas pariwisata di kepulauan Wayag. Kami tidak mengganggu wisata, tapi kenapa atas nama pariwisata justru mau mengganggu perusahaan kami yang telah kami perjuangkan demi masa depan anak cucu kami,” tegas Luther Ayelo, tokoh adat sekaligus pemilik hak ulayat Pulau Wayag melalui rilisnya. Selasa, (10/062025).

Dikatakan Luther, dengan beroperasinya tambang justru membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, berbeda dengan sektor pariwisata dan konservasi yang dinilai belum memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan warga lokal.

Protes Masyarakat Adat Kawe Raja Ampat Pencabutan Izin Tambang Nikel, WAYAG Kami Tutup 3 IMG 20250610 WA0011

“Kami tidak mencuri, kami kerja di atas tanah kami sendiri. Kalau perusahaan kami ditutup, maka Pulau Wayag juga kami tutup,” tegas Luther.

Menurutnya, masyarakat juga mengecam penyebaran konten di media sosial yang mereka nilai menyesatkan dan menyudutkan perjuangan mereka.

“Tuntutan ini murni demi mempertahankan hak atas tanah adat serta masa depan ekonomi yang lebih menjanjikan bagi generasi penerus,” papar Luther.

Untuk itu, warga adat mendesak pemerintah pusat membatalkan pencabutan izin tambang serta mempertimbangkan dampak sosial-ekonomi yang akan ditimbulkan, terutama bagi ratusan pekerja lokal.

Hingga berita ini diturunkan, aksi pemalangan masih terus berlangsung. Masyarakat menyatakan tidak akan membuka kembali akses wisata sebelum ada kepastian dari pemerintah mengenai kelanjutan izin operasional PT KSM dan perusahaan tambang lainnya di wilayah adat suku Kawei. (*/mar)

Tentang penulis

Protes Masyarakat Adat Kawe Raja Ampat Pencabutan Izin Tambang Nikel, WAYAG Kami Tutup 4 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Pemprov PBD Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Kajian Jitupasna
Next: SPMB Ambon Sudah Bisa Diakses

Related News

Screenshot_2026-04-29-16-15-20-400_com.android.chrome
2 min read
  • Metro

Tamaela Dukung Upaya Pencegahan Korupsi

Q Rabu, 29 April 2026
IMG-20260427-WA0101
2 min read
  • Metro

KUR Perumahan Jadi Terobosan, Bunga Rendah Tanpa Jaminan hingga 100 Juta

Marni Selasa, 28 April 2026
IMG-20260427-WA0066
3 min read
  • Metro

258,9 Miliar KPP BRI Tersalurkan di Wilayah Papua 

Marni Selasa, 28 April 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-05-01-18-46-30-816_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wali Kota: May Day Momentum Perjuangkan Kesejahteraan

Q Jumat, 1 Mei 2026
IMG-20260501-WA0044
2 min read
  • Daerah

Perkuat Kualitas SDM Sektor Pertambangan di Wetar, BKP-BTR Cetak 15 POP

Redaksi Jumat, 1 Mei 2026
IMG_7b985349-48ce-4178-912e-a42d746a013f
2 min read
  • Daerah

Watubun: Hari Buruh Harus Jadi Momentum Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

Q Jumat, 1 Mei 2026
Screenshot_2026-03-05-19-41-20-943_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Lewerissa Dorong Penataan Ulang Kawasan Rawan Bencana di Ambon

Q Jumat, 1 Mei 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d