
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Gubernur Elisa Kambu mengukuhkan dan melantik Orpa Susana Kambu sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Barat Daya. Selain melantik Ketua Tim Pembina Posyandu, Gubernur juga mengukuhkan 30 kader posyandu dari lima kabupaten, satu kota Provinsi Papua Barat Daya masa bakti 2025-2030, bertempat di Rylich Panorama Hotel, Senin 21/07/2025.
Mengawali sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan bahwa posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan dasar yang sangat penting, karena posyandu berperan vital dalam memberikan layanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat, terutama untuk ibu hamil, bayi, dan balita.
Selain itu, peran posyandu sangat penting dalam deteksi dini kesehatan masyarakat. Posyandu dapat menjadi wahana pertama dan utama untuk meningkatkan edukasi pencegahan stunting. Posyandu juga merupakan pilar utama dan garis pertahanan terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Melalui kegiatan rutin yang dilaksanakan posyandu setiap bulan, Posyandu menjadi salah satu ujung tombak dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang bisa menjangkau daerah terpencil,” ujar Gubernur.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambu menyampaikan komitmennya akan mengaktifkan kembali posyandu-posyandu di seluruh wilayah papua barat daya hingga ke tingkat distrik dan kampung.
Hal ini lanjut Orpa, sesuai dengan Permendagri Nomor 13, yang mana posyandu kini bukan hanya dikelola Dinas Kesehatan dan TP-PKK saja, tetapi melibatkan kolaborasi lintas sektor dengan dinas Pendidikan, Pemadam Kebakaran, PUPR, dan pemerintah kampung, karena posyandu menyasar langsung masyarakat di wilayah papua barat daya.
“Kami bersyukur kepada Tuhan yang memberi kesempatan ini, sehingga pelantikan ini dapat berlangsung dengan lancar. Untuk itu, kami berkomitmen mengaktifkan kembali posyandu di lima kabupaten dan satu kota, yang dapat menjangkau ke kampung-kampung sebagai upaya memastikan pelayanan kesehatan dasar bagi bayi, balita, ibu hamil, dan masyarakat di lingkungan mereka dapat teratasi,” ujar Orpa.

Hal senada juga disampaikan, Ketua TP-PKK Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, yang akan menindaklanjuti untuk segera membentuk tim pembina posyandu kota Sorong akan segera dilantik ,seperti halnya provinsi papua barat daya.
“Badan pengurus tim pembina posyandu di kota Sorong sudah punya program-program kerja yang dilaksanakan di posyandu dan sudah memiliki tim kerja menjadi tanggung jawab,”ujar Jemima.
Ditambahkan Jemima, bahwa terdapat enam bidang yang terlibat dan bekerja dalam satu tim pembina posyandu kota Sorong, seperti dinas kesehatan, pendidikan, perumahan, kebersihan, sosial, dan perhubungan.
Meski demikian, Jemima mengakui jika pelaksanaan posyandu di masing-masing kelurahan memiliki tantangan tersendiri, sehingga pelaksanaan posyandu tidak bisa berjalan dengan efektif. Oleh sebab itu, sebagai ketua TP-PKK kota Sorong, dirinya segera melantik tim pembina posyandu.
“Dengan begitu, akan dilakukan peningkatan dan pelatihan kapasitas kader posyandu, yang didalamnya terdapat materi-materi tentang pelaksanaan posyandu. Dengan adanya tim pembina posyandu yang nanti akan kita bentuk dan lantik, saya harap dan percaya masalah-masalah yang dihadapi di setiap posyandu dapat kami tangani,” tandasnya. (Mar)







