
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Menyongsong HUT Kemerdekaan Republik ke-80 tahun, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu bersama Dinas kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melakukan gelar bakti sosial di distrik Amberbaken kabupaten Tambrauw, Senin (11/8/2025).
Bakti sosial yang dilakukan adalah pengobatan dan pemeriksaan gratis terhadap 167 pasien, dan pemberian makanan tambahan untuk puskesmas.
Kepala Dinas kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Naomi Netty Howay, SKM., M.Kes mengatakan, dalam bakti sosial di distrik Amberbaken kabupaten Tambrauw, mengikutsertakan beberapa tim dokter.
“Ada dokter spesialis penyakit dalam, dokter Felix Duwit, lalu dokter ahli anak dokter Yanti Undesi, dokter umum dari dinas kesehatan sendiri, dokter Susi Wanane sebagai koordinator tim kesehatan Dinkes Papua Barat Daya dan ditambah tim medis dari puskesmas setempat dan satu dokter di sana,” ujar Naomi.
Dikatakan Naomi, pelayanan bakti sosial tersebut, barengi dengan mengecek angka stunting, kesiapan puskesmas dalam melayani masyarakat. “Kami juga dan ada kita bawa telur, ada kacang hijau, ada susu untuk bayi, ada susu untuk balita dan susu untuk ibu hamil,” urai Naomi.
Setelah dilakukan pengecekan puskesmas, lanjut Naomi, didapati bahwa puskesmas Amberbaken kabupaten Tambrauw mengalami kekurangan obat-obatan. Sebagai Kepala Dinas kesehatan Papua Barat Daya, dirinya berharap dinas kesehatan kabupaten Tambrauw harus menindaklanjuti hal tersebut.
“Masyarakat membutuhkan sekali pelayanan kesehatan tapi obatnya terbatas. maka itu harus saling berkoordinasi, agar hal itu dapat diatasi,” harap Naomi.
Selain itu, pemeriksaan penyakit yang melakukan ini juga banyak ditemukan yaitu penyakit kulit, infeksi saluran pernafasan (ISPA). Yang mana kata Naomi berkaitan dengan kebiasaan pola hidup masyarakat.
“Dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat pola hidup sehat, serta puskesmas terus mendampingi mereka, kami berharap hal itu dapat diatasi sehingga masyarakat bisa meningkatkan pola hidup sehat,” ujar Naomi. (Mar)







