
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Ketua Forum Peduli Rakyat (FOPERA) Papua Barat Daya, Yanto Ijie mendesak pemerintah daerah kabupaten Sorong, segera mengganti Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia makanan bergizi gratis bagi siswa sekolah, setelah ditemukan makanan yang diberikan dalam kondisi tidak layak konsumsi karena terdapat belatung.
“Kita bersyukur temuan ini terjadi sebelum ada korban jiwa atau kasus keracunan,” ujarnya, Selasa, 12/08/205.
Kata Yanto, hal itu terjadi bukan sekadar kelalaian, tetapi kecerobohan, karena menurutnya, jika sampai makanan dengan belatung dikonsumsi oleh anak-anak, resikonya adalah kesehatan bahwa dapat merengugut nyawa. Maka dari itu, pengawasan harus diperketat dan pelaku usaha atau penyedia makanan yang terbukti lalai harus segera dievaluasi bahkan diganti.
“Pihak terkait harus segera memutus kontrak dan menunjuk pelaku usaha yang benar-benar mampu menjaga standar kebersihan serta kualitas gizi makanan,” tegas Yanto.

Yanto juga meminta pemerintah tidak boleh diam saja seakan tidak terjadi apa-apa, karena kelalaian serius dari pihak penyedia, yang tidak memastikan kualitas dan kebersihan makanan sebelum dibagikan merupakan hal yang sangat fatal.
“Program ini bagus untuk membantu anak-anak, tapi kalau seperti ini justru mencelakai mereka,” ujarnya.
Dikatakan juga Program MBG sendiri merupakan program nasional yang menjadi bagian dari visi Presiden RI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun jika pelaksanaannya buruk di daerah, maka program ini berisiko justru menjadi malapetaka bagi anak-anak penerima manfaat.
“Kami minta kepada semua pihak yang terlibat agar lebih berhati-hati dan profesional kedepannya. Jangan sampai program sebaik ini ternoda oleh kelalaian yang bisa merugikan anak-anak kita sendiri,” tutupnya. (Mar)







