Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Politik

  • Politik

Reses Ke-II di Raja Ampat, Anggota DPRP PBD Robert Wanma Terima Keluhan Warga Minimnya Listrik

Marni Rabu, 24 September 2025 2 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20250924-WA0019
Anggota DPRP Papua Barat Daya, Roberth George Yulius Wanma saat menggelar Reses ke-II di Swainbon, kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. [Foto; ist]
Bagikan berita ini
        

 

RAJA AMPAT, BeritaAktual.co – Saat melaksanakan Reses ke-ll dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Swainbon, kabupaten Raja Ampat pada Jumat 19/09/2025, berbagai kebutuhan mendesak diungkapkan oleh warga terkait persoalan penerangan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat Daya, Roberth George Yulius Wanma menyampaikan, reses ini merupakan reses tahap kedua sejak pelantikan anggota DPR Papua Barat Daya. Kata Roberth, meskipun pelantikan dilakukan agak terlambat, aspirasi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Dalam kunjungan ke sejumlah kampung di Raja Ampat, mayoritas warga menyampaikan keluhan yang sama, terkait kurangnya penerangan. Masyarakat di beberapa kampung meminta agar pemerintah provinsi bekerja sama dengan PLN untuk menyediakan listrik yang memadai. Selama ini mereka hanya mengandalkan genset, dan itu memberatkan karena mereka harus mencari BBM sendiri, yang distribusinya sulit di wilayah kepulauan,” jelas Wanma.

Ia menekankan pentingnya solusi jangka panjang yang tidak justru membebani masyarakat. Dalam situasi ekonomi yang sulit, masyarakat Raja Ampat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan sangat membutuhkan dukungan infrastruktur dasar, termasuk akses listrik dan internet.

“Tower komunikasi dari Bakti Kominfo yang kami bangun sejak 2022 hanya menggunakan tenaga surya. Tanpa penerangan yang layak, sulit bagi masyarakat mengakses informasi, apalagi internet dan televisi. Kita tidak menuntut semua kampung mendapat listrik penuh, tapi minimal ada penerangan dasar agar mereka bisa mengikuti perkembangan dunia,” ujarnya.

Selain masalah listrik, Roberth juga menyoroti kebutuhan akan kustal atau tempat penampungan hasil laut. Menurutnya, kustal sangat penting bagi nelayan lokal agar hasil tangkapan dapat disimpan dan dijual dalam jumlah besar.

“Kalau ada kustal, masyarakat bisa produksi lebih banyak, jual ke penampung, dan tidak terus-terusan datang ke pemerintah bawa proposal. Kita harus bantu mereka agar mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Dalam konteks potensi daerah, Roberth juga mendorong pemerintah untuk serius mengembangkan sektor pariwisata dan pertanian di Raja Ampat. Ia menilai ikon Raja Ampat sebagai destinasi wisata dunia harus dibarengi dengan pembangunan sektor lain seperti perkebunan dan, jika memungkinkan, pertambangan yang selektif.

“Raja Ampat ini bukan hanya wisata, ada daerah yang berpotensi tambang, ada yang harus dilindungi. Tapi jangan semua hanya dilihat dari kacamata pariwisata atau tambang saja, harus seimbang,”ungkapnya.

Ia pun menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya segera merespons aspirasi ini dengan kebijakan nyata.

“Sudah saatnya pemerintah memberikan bantuan yang berdampak langsung dan bisa dikelola sendiri oleh masyarakat, bukan bantuan jangka pendek. Masyarakat butuh solusi yang berkelanjutan,” tutup Wanma.(*/Mar)

Tentang penulis

Reses Ke-II di Raja Ampat, Anggota DPRP PBD Robert Wanma Terima Keluhan Warga Minimnya Listrik 1 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Ini Sejumlah Persoalan yang Ditemukan Irawadi Saat Reses di Banda dan Amahai
Next: Fasilitas Rusak, Warga Keluhkan Pelayanan di Puskesmas Sorong Tak Layak

Related News

image_search_1777019938286~2
  • Politik

Safitri Malik Soulisa: Antara Emansipasi Perempuan dan Kepemimpinan di Daerah

Q Jumat, 24 April 2026
20260423_102602
  • Politik

PKB Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon DPC Se-Papua Barat Daya Dan Papua Barat   

Marni Kamis, 23 April 2026
20260408_115902
  • Politik

Hadapi 2029, PKB Papua Barat Daya Tetapkan Strategi Tiga M

Marni Rabu, 8 April 2026

Berita lainnya

1_Foto-Ilustrasi-LPS_Lobby-LPS
  • Ekonomi & Bisnis

Jaga Stabilitas Perbankan, LPS Tetapkan Penyesuaian Tingkat Bunga Penjaminan

Marni Kamis, 25 Juni 2026
image_search_1782357083422~2
  • Daerah

Cabjari Saparua Tingkatkan Penanganan Dugaan Korupsi DD-ADD Negeri Booi ke Penyidikan

Q Kamis, 25 Juni 2026
IMG_20260624_134828
  • Daerah

Komisi I Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan di OSM

Q Kamis, 25 Juni 2026
20260624_230111
Walikota sorong septinus lobatdidampingi Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Komandan Kodim 1802/Sorong turun langsung meninjau lokasi bencana kebakaran di Jalan Perikanan, Kelurahan Malawei dan Kelurahan Klaligi(foto/istimewa)
  • Pemerintahan

Wali Kota Sorong Perintahkan Penanganan Cepat Korban Kebakaran di Malawei dan Klaligi

Marni Rabu, 24 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d