Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Komisi VIII Bahas Kriteria Kepemimpinan MPH Sinode GPM Periode 2025–2030

Rudy Jumat, 24 Oktober 2025 3 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_20251024_174835_Chrome
Pleno Komisi Kriteria, yang berlangsung di Gereja Maranatha Ambon, Jumat (24/10/2025).
Bagikan berita ini
        

 

AMBON, BeritaAktual.co – Menjelang berakhirnya rangkaian Sidang Sinode GPM ke-39, suasana di berbagai komisi semakin intens. Salah satunya, Komisi VIII yang memiliki tanggung jawab strategis: merumuskan kriteria calon Ketua dan pengurus Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM) periode 2025–2030.

Komisi ini dipimpin oleh Pdt. D.Z. Wutwensa sebagai Ketua dan Pdt. H. Rutumalessy sebagai Sekretaris. Sidang komisi yang berlangsung di Gereja Nehemia, Ambon, pada Senin (20/10/2025) itu, kini telah mencapai tahap pemaparan hasil kepada seluruh peserta Sidang Sinode di Gereja Maranatha Ambon, Jumat (24/10/2025).

Dalam pemaparannya, Pdt. Wutwensa menegaskan bahwa Komisi VIII bukan pertama kalinya memegang mandat penting ini.

“Kami juga dipercaya dalam Sidang Sinode sebelumnya untuk menyusun kriteria kepemimpinan periode yang kini sedang berakhir. Karena itu, kami meninjau kembali hal-hal yang sudah berjalan, lalu menyesuaikannya dengan kebutuhan pelayanan lima tahun ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wutwensa menjelaskan bahwa ada sejumlah perubahan dan penajaman dalam kriteria calon pemimpin GPM kali ini.

Perubahan tersebut diarahkan agar kepemimpinan mendatang lebih adaptif terhadap tantangan zaman, baik dalam konteks digitalisasi pelayanan, penguatan persekutuan jemaat, maupun tanggapan gereja terhadap dinamika sosial dan lingkungan di Maluku dan Tanah Papua.

“Kepemimpinan gereja bukan hanya soal karisma pribadi, tapi juga kemampuan untuk menavigasi gereja dalam arus perubahan sosial yang cepat. Karena itu, kami menekankan aspek integritas, kemampuan kolaborasi lintas bidang pelayanan, serta kepekaan pastoral terhadap isu-isu kemanusiaan dan lingkungan hidup,” tambahnya.

Rancangan kriteria ini akan dibahas, dikoreksi, dan disahkan bersama dalam pleno Sinode agar menjadi dasar bagi proses pemilihan MPH yang baru.

Dengan begitu, GPM diharapkan memiliki pemimpin yang bukan hanya kuat secara spiritual, tetapi juga tangguh dalam tata kelola organisasi dan pelayanan masyarakat.

Sidang Sinode ke-39 GPM sendiri telah berlangsung selama sepekan terakhir, diwarnai dengan berbagai dinamika dan diskusi hangat mengenai arah pelayanan gereja lima tahun mendatang.

Sejumlah isu strategis turut mengemuka, mulai dari pemberdayaan jemaat di daerah kepulauan terpencil, digitalisasi pelayanan pastoral, hingga penguatan peran GPM dalam mendorong keadilan sosial dan ekologis di Maluku.

Menjelang penutupan, masih tersisa satu agenda penting terakhir, yaitu sidang umum perihal rekomendasi.

Sidang ini menjadi ruang bagi peserta untuk merumuskan rekomendasi strategis dan pastoral berdasarkan hasil seluruh pembahasan komisi, termasuk kriteria kepemimpinan, arah program pelayanan, dan sikap gereja terhadap isu-isu sosial yang berkembang.

Rekomendasi yang lahir dari sidang ini nantinya akan menjadi panduan moral dan operasional bagi MPH Sinode GPM yang baru dalam menjalankan tanggung jawab pelayanan periode 2025–2030.

Dengan begitu, Sidang Sinode ke-39 tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum pembaruan arah pelayanan GPM agar semakin kontekstual, tangguh, dan berdampak nyata bagi kehidupan jemaat serta masyarakat pada umumnya.

Tentang penulis

Komisi VIII Bahas Kriteria Kepemimpinan MPH Sinode GPM Periode 2025–2030 1 mystery

Rudy

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Rehy: Pengelolaan Keuangan Gereja Harus Dilandasi Rasa Takut Akan Tuhan
Next: Maspaitella Dorong Digitalisasi Aset Gereja di Daerah Terpencil

Related News

IMG_20260624_134828
  • Daerah

Sengketa Lahan Wihara Masih Didalami, Sarimanella: DPRD Belum Ambil Sikap

Q Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0018~2
  • Daerah

Leiwakabessy Tekankan Pentingnya Landasan Ilmiah dalam Tata Kelola Pertambangan di Maluku

Q Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0017~2
  • Daerah

Huwae Dorong Kebijakan Berbasis Riset untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Q Rabu, 24 Juni 2026

Berita lainnya

20260624_230111
Walikota sorong septinus lobatdidampingi Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Komandan Kodim 1802/Sorong turun langsung meninjau lokasi bencana kebakaran di Jalan Perikanan, Kelurahan Malawei dan Kelurahan Klaligi(foto/istimewa)
  • Pemerintahan

Wali Kota Sorong Perintahkan Penanganan Cepat Korban Kebakaran di Malawei dan Klaligi

Marni Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0007
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku salurkan santunan ke 5 Panti Asuhan di Jayapura (Foto/Istimewa)
  • Migas

Pertamina Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura

Marni Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0069
  • Metro

Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Serahkan Empat Berkas Perkara Narkotika ke Kejaksaan Negeri Sorong  

Marni Rabu, 24 Juni 2026
20260624_111358
Kepala BLUD UPTD Konservasi Raja Ampat, Hasan Makassar (Foto/Mar)
  • Pariwisata

Terra Abadi Papua Jadi Mitra Baru, Perkuat Konservasi Perairan Raja Ampat  

Marni Rabu, 24 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d