
Lapas Kelas III Wahai berkoordinasi dengan Kantor Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, untuk membangun TPS Terpadu.
WAHAI, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menunjukkan komitmennya, dalam pelestarian lingkungan, dengan menggandeng Kantor Kecamatan Seram Utara (Serut), Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), untuk membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Terpadu.
Inisiatif ini bertujuan, untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah yang mendesak di wilayah tersebu,t dan memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat luas.
Koordinasi intensif antara Lapas Wahai dan pemerintah kecamatan telah dimulai, dengan fokus pada perencanaan dan realisasi TPS, yang akan melayani kebutuhan masyarakat.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya menekankan tentang pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan dan aparat keamanan, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan kondusif.
“Kami berharap inisiatif ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Wahai, sejalan dengan komitmen kami untuk memastikan Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar La Joi, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi Lapas Wahai, sebagai perwakilan Kalapas kepada wartawan, di Wahai, Sabtu (15/11/2025).
Sementara itu, Camat Seram Utara, Ahmad Syaiful Ohorella menyambut baik inisiatif Lapas Wahai, lantaran masyarakat sangat membutuhkan TPS.
“Kami sangat mendukung rencana aksi Lapas Wahai, karena TPS memang kebutuhan mutlak masyarakat. Semoga secepatnya dapat terealisasi,” kata dia.
Lapas Wahai sendiri telah memiliki rekam jejak dalam program peduli lingkungan, seperti penanaman mangrove dan panen hasil pertanian yang melibatkan warga binaan. Pengalaman ini menjadi modal berharga dalam mewujudkan TPS Terpadu yang berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi penuh atas inisiatif Lapas Wahai ini.
“Ini adalah langkah maju yang sangat kontributif. TPS yang terorganisir mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan, yang dapat menyebabkan lingkungan kotor dan menjadi sumber penyakit. Pemasyarakatan juga harus berperan menjaga kebersihan, dan kesehatan lingkungan masyarakat setempat,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah setempat, diharapkan pembangunan TPS Terpadu oleh Lapas Wahai dapat segera terealisasi, mewujudkan lingkungan Wahai yang lebih bersih, sehat, dan lestari.





