
Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Roby Sapulette.
AMBON, BeritaAktual.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam kondisi aman dan terkendali.
Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Roby Sapulette mengaku, hasil evaluasi terkini menunjukkan, bahwa stok pangan di Kota Ambon mencukupi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang.
Namun, ia menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap komoditas cabai, yang berpotensi mengalami defisit akibat fluktuasi produksi.
“Setelah mengikuti rapat evaluasi dan penyelidikan inflasi Provinsi Maluku, kami mendapatkan gambaran jelas mengenai kesiapan stok pangan di seluruh kabupaten/kota. Untuk Kota Ambon, secara umum aman, tetapi kami fokus pada antisipasi kekurangan cabai,” ungkap Sapulette kepada wartawan, di Ambon, Senin (1/12/2025).
Sebagai langkah antisipatif, kata dia, Pemkot Ambon akan menjalin kerjasama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Buru. Kerjasama ini akan diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), yang mengatur pasokan cabai dari Buru ke Ambon.
Kabupaten Buru dikenal sebagai salah satu sentra produksi cabai di Maluku, sehingga diharapkan dapat menutupi potensi kekurangan di Kota Ambon.
“Kami melihat Kabupaten Buru memiliki potensi besar dalam produksi cabai. Melalui MoU ini, kami berharap pasokan cabai dari Buru dapat menjaga stabilitas harga di pasar Ambon, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru, yang biasanya terjadi peningkatan permintaan,” jelas Sapulette.
Selain kerjasama dengan Kabupaten Buru, Pemkot Ambon juga terus berupaya mengoptimalkan produksi bahan pangan lokal.
Selama ini, kebutuhan pangan Kota Ambon sebagian besar dipasok dari wilayah-wilayah produksi di Maluku, seperti Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Pulau Buru, serta dari luar Maluku seperti Probolinggo.
“Kedepan, kami akan mendorong peningkatan produksi di wilayah Maluku, agar kita tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah. Dengan begitu, pengendalian stok dan harga akan lebih stabil,” tegas Sapulette.
Menurutnya, Pemkot Ambon bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar.
Langkah ini bertujuan, untuk mencegah terjadinya gejolak harga yang dapat meresahkan masyarakat, selama perayaan hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
“Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kami optimis dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang dan nyaman,” tandas Sapulette.




