Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • IKLAN
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Natal Bersama Klasis Pulau Ambon, 399 Penyandang Disabilitas Dirangkul

Q Rabu, 3 Desember 2025 3 min read

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG_20251203_222837

399 penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Pulau Ambon, merayakan Natal bersama Klasis Pulau Ambon, Rabu (3/12/2025).

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Sukacita Natal terasa lebih dalam dan penuh makna, ketika 399 penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Pulau Ambon merayakan Natal bersama Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Pulau Ambon, Rabu (3/12/2025).

Perayaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas se-Dunia 2025, menjadikannya momen yang sangat simbolis, untuk menegaskan nilai inklusi dan keadilan.

Acara yang diadakan di Gedung Serba Guna GPM Klasis Ambon mengangkat tema Natal GPM tahun ini, yaitu “Natal Kristus Menghadirkan Damai Sejahtera Bagi Semua”, yang selaras dengan tema Hari Disabilitas Internasional 2025, yakni “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Lebih dari 500 orang hadir, termasuk orang tua penyandang disabilitas, pendidik, jemaat GPM, dan perwakilan pemerintah.

Hadir mewakili Wali Kota Ambon, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Alexander Hursepuny, menyampaikan pesan Natal dan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Ia menegaskan, bahwa kehadiran penyandang disabilitas dalam perayaan gerejawi bukan sekadar bentuk empati semata, melainkan wujud kasih sejati, kesetaraan, dan penerimaan sebagai sesama ciptaan Tuhan.

“Perayaan ini istimewa, karena kita merayakan kelahiran Sang Juru Selamat bersama anak-anak penyandang disabilitas. Mereka bukan hanya orang yang membutuhkan bantuan, tetapi mereka memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin. Tugas kita adalah, mendukung dan memberi ruang agar potensi itu bisa berkembang,” ujarnya.

Alexander juga mengaku, Pemkot Ambon akan terus memperkuat upaya menciptakan kota yang aman, inklusif, dan mendukung kreativitas bagi semua warga, tanpa memandang kondisi fisik atau mental.

Beberapa program yang akan diperluas tahun depan antara lain, pembangunan prasarana ramah disabilitas, dan pelatihan keterampilan untuk penyandang disabilitas.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pdt. K. Iren Koljaan menyampaikan apresiasi mendalam kepada orang tua dan para pendidik yang setia merawat, mendampingi, dan mendidik anak-anak penyandang disabilitas.

“Mereka bukan beban bagi keluarga atau masyarakat. Mereka adalah anugerah Tuhan, dengan keistimewaan dan talenta yang unik, karena tidak dimiliki orang lain,” tegasnya.

Pdt. Iren juga mengungkapkan, bahwa dalam kebijakan pelayanan GPM periode 2025–2030, perlindungan anak dan penyandang disabilitas telah ditetapkan sebagai isu strategis.

Oleh karena itu, layanan inklusif wajib diimplementasikan di semua tingkatan, mulai dari sinodal, klasis, hingga jemaat masing-masing.

Ia juga mengingatkan, agar semua ruang baik rumah, sekolah, gereja, maupun lingkungan sosial menjadi tempat yang bebas dari diskriminasi.

“Anak-anak penyandang disabilitas masih sering menyuarakan pengalaman bullying, dan penghinaan di lingkungan sekitar. Mari kita ubah pandangan kita. Lihat mereka dengan dua mata kasih, bukan satu mata penilaian yang sempit,” pungkasnya.

Perayaan Natal berlangsung dengan suasana haru dan penuh kegembiraan, ketika anak-anak penyandang disabilitas tampil bergantian bernyanyi lagu Natal, menari dengan gerakan yang penuh semangat, dan membawakan drama pendek yang menceritakan tentang kelahiran Yesus.

Banyak orang tua tidak mampu menahan air mata, ketika melihat putra-putri mereka tampil percaya diri di hadapan banyak orang, membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dan berkontribusi.

Natal malam itu meneguhkan satu harapan besar, bahwa penyandang disabilitas bukan sekadar hadir sebagai tamu dalam ruang ibadah atau masyarakat, tetapi memiliki hak dan kesempatan yang sama, untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi pemimpin di masa depan, baik di gereja, masyarakat, maupun negara ini.

Tentang penulis

Natal Bersama Klasis Pulau Ambon, 399 Penyandang Disabilitas Dirangkul 2 mystery

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Anggia Ermarini Dorong Konsolidasi Kader PKB Maluku
Next: Pemkot Ambon Genjot Akses Rumah Layak Bagi Masyarakat Miskin

Related News

IMG-20251206-WA0022
2 min read
  • Daerah

Ambon Dorong Kota Ramah Disabilitas Lewat Festival Kreasi Inklusi

Q Sabtu, 6 Desember 2025
IMG-20251206-WA0025
1 min read
  • Daerah

Wali Kota Ambon Buka Festival Inklusi Maluku 2025

Q Sabtu, 6 Desember 2025
image_search_1764991909555
1 min read
  • Daerah

Video Karaoke di Gedung DPRD Maluku Tengah Viral, Lailossa Beri Penjelasan

Q Sabtu, 6 Desember 2025

Berita lainnya

IMG-20251206-WA0022
2 min read
  • Daerah

Ambon Dorong Kota Ramah Disabilitas Lewat Festival Kreasi Inklusi

Q Sabtu, 6 Desember 2025
IMG-20251206-WA0044
2 min read
  • Metro

PBD Jadi Pilot Project Nasional: Sinergi Lintas Sektor Turunkan Potensi Teror, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Marni Sabtu, 6 Desember 2025
IMG-20251206-WA0025
1 min read
  • Daerah

Wali Kota Ambon Buka Festival Inklusi Maluku 2025

Q Sabtu, 6 Desember 2025
image_search_1764911451208
2 min read
  • Maluku

Komisi II Tekankan Pengadaan Mesin Kapal Sesuai Kebutuhan Nelayan di Bursel

Q Sabtu, 6 Desember 2025
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d