
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon, Ivone Latuputty.
AMBON, BeritaAktual.co – Peningkatan akses rumah layak bagi warga berpenghasilan rendah menjadi pekerjaan penting yang terus digenjot Pemerintah Kota Ambon.
Salah satu wilayah yang telah merasakan manfaatnya adalah Batu Merah, di mana 25 rumah baru berhasil dibangun melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Keberhasilan ini membuat Pemkot Ambon semakin yakin, bahwa BSPS merupakan program yang paling efektif, untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Bukan hanya karena pembangunan dapat dilakukan secara swadaya maupun kontraktual, tetapi juga karena bantuan material yang diberikan langsung menyentuh masalah warga.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Ambon, Ivone Latuputty mengaku, Wali Kota, Bodewin Wattimena lebih memilih skema BSPS, dibanding perumahan subsidi.
“Walaupun cicilan rumah subsidi relatif ringan, lantaran uang muka sekitar Rp1,8 juta dan cicilan sekitar Rp1 juta. Namun sayangnya, proses birokrasi yang panjang justru menjadi hambatan terbesar bagi masyarakat kecil,” kata dia kepada wartawan, di Ambon, Kamis (4/12/2025).
Melalui aplikasi khusus yang dikembangkan Dinas Perkim, setiap usulan BSPS kini terdokumentasi lengkap mulai dari foto rumah, titik koordinat, hingga kondisi bangunan.
Data ini diselaraskan dengan Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN) Desil 1-5, agar bantuan tepat sasaran.
Dengan alokasi BSPS nasional yang melonjak dari 150 ribu menjadi 400 ribu unit, Kota Ambon melihat peluang besar meraih kuota lebih banyak pada tahun depan.
“Saya optimis, target tambahan 50 rumah dari APBD dan bantuan pusat dapat tercapai berkat kesiapan data yang semakin tertata,” tandas Ivone.





