Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Ambon Dorong Swasembada Pangan Meski Lahan Terbatas

Q Rabu, 7 Januari 2026 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
image_search_1767577566398

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Kota Ambon berkomitmen, untuk mendukung swasembada pangan nasional, meskipun dihadapkan pada keterbatasan lahan.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, setelah menghadiri acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Kementerian Pertanian RI, di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Rabu (7/1/2026).

Untuk mewujudkannya, kata Wattimena, mama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah menjalin kerja sama dengan TNI dan Polri, dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya padi gogo.

Kolaborasi ini telah menghasilkan pemanfaatan sekitar 12 hektare lahan di berbagai lokasi di kota, di mana sebagian sudah memasuki tahap panen.

“Kita buktikan, bahwa dengan kerja sama yang solid antara semua pihak, mulai dari TNI, Polri, penyuluh pertanian, hingga petani lokal, kita bisa meningkatkan ketahanan pangan daerah, sekaligus berkontribusi pada target nasional,” jelas Wattimena.

Untuk itu, dia mengajak seluruh pemilik lahan kosong, termasuk pemerintah desa dan negeri di wilayah Kota Ambon, untuk berpartisipasi dalam program ini.

Ia menjelaskan, bahwa pihak pemerintah tidak akan mengambil alih kepemilikan lahan, melainkan hanya membantu memaksimalkan pemanfaatannya untuk kegiatan pertanian yang produktif.

“Penyuluh pertanian kita siap memberikan bimbingan penuh, mulai dari cara pengolahan lahan, penyediaan bibit dan pupuk, hingga pendampingan selama masa tanam dan panen,” tambahnya.

Selain pengembangan padi, lanjut Wattimena, Pemkot Ambon juga fokus menangani permasalahan harga cabai yang terus melambung dan menjadi salah satu faktor utama kenaikan inflasi di daerah.

Saat ini harga cabai di pasaran Kota Ambon berkisar antara Rp80.000 hingga Rp120.000 per kilogram.

Data menunjukkan bahwa kebutuhan cabai di Kota Ambon mencapai 1.080 ton setiap tahun, namun produksi lokal hanya mampu memenuhi sekitar 40 hingga 50 ton. Artinya, lebih dari 1.030 ton atau hampir seluruh kebutuhan cabai masih harus diimpor dari daerah lain.

“Kondisi ini sebenarnya adalah peluang emas bagi masyarakat kita. Bahkan, dengan menanam cabai di pekarangan rumah saja, bisa sekaligus memenuhi kebutuhan keluarga dan tambahan pendapatan,” ujar Wattimena.

Ia mengungkapkan, bahwa harga cabai yang diterima petani di tingkat produsen berkisar Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram, sehingga memberikan potensi keuntungan yang cukup menjanjikan bagi para petani.

Untuk mendukung produktivitas pertanian lokal, Pemerintah Kota Ambon telah menyusun program bantuan sarana produksi pertanian yang akan disalurkan kepada seluruh kelompok tani di tahun 2026.

Bantuan ini bertujuan, untuk menurunkan biaya produksi, meningkatkan volume hasil panen, dan menjaga stabilitas harga komoditas pangan di pasar.

“Tugas kita sebagai pemerintah adalah menjadi pendorong dan fasilitator. Kita akan pastikan produksi meningkat, biaya menjadi lebih ringan, dan akhirnya harga pangan bisa terjangkau bagi semua lapisan masyarakat,” pungkas Wattimena.

Tentang penulis

Ambon Dorong Swasembada Pangan Meski Lahan Terbatas 2 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Dua Perda Kota Ambon Resmi Ditetapkan, Tiga Lainnya Ditunda
Next: Sepanjang 2025, Jumlah Izin dan NIB di Ambon Meningkat

Related News

Screenshot_2026-05-25-22-30-08-232_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Watubun: Pengawasan DPRD Jadi Instrumen Pastikan Program Pemerintah Tepat Sasaran

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-51-095_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Jelang Idul Adha, Lapas Wahai Perketat Pengamanan Lewat Razia Gabungan dan Tes Urine

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-33-408_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Peserta Magang Hadirkan Inovasi PINTER dan Kader Duta Sehat di Lapas Wahai

Q Senin, 25 Mei 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-05-25-22-30-08-232_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Watubun: Pengawasan DPRD Jadi Instrumen Pastikan Program Pemerintah Tepat Sasaran

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-51-095_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Jelang Idul Adha, Lapas Wahai Perketat Pengamanan Lewat Razia Gabungan dan Tes Urine

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-33-408_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Peserta Magang Hadirkan Inovasi PINTER dan Kader Duta Sehat di Lapas Wahai

Q Senin, 25 Mei 2026
IMG-20260525-WA0016
2 min read
  • Daerah

Anggaran Kesehatan di SBB Mandek

Q Senin, 25 Mei 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d