
Pemkot Ambon, saat menyalurkan air bersih gratis, di kawasan Kanawa RT 007/ RW 018, Kampung Banda Eli, Kamis (15/1/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Mengatasi kesulitan akses air bersih, yang dialami masyarakat akibat gangguan pada jaringan pipa milik PT Dream Sukses Airindo (DSA), maka Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyalurkan air bersih gratis, di kawasan Kanawa RT 007 RW 018, Kampung Banda Eli.
Kegiatan yang berlangsung, Kamis (15/1/2026) ini menjangkau sekitar 60 Kepala Keluarga (KK), yang selama beberapa waktu terakhir kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
Bantuan air bersih disalurkan menggunakan unit mobil tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, yang merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam rapat koordinasi dengan jajaran Pemkot Ambkn, antara lain Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, dan Direktur PT Tirta Yapono yang menangani sistem pasokan air kota.
Hadir langsung di lokasi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits R.M. Tatipikalawan bersama timnya, untuk memastikan setiap tahapan distribusi berjalan lancar.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits R.M. Tatipikalawan, kondisi di lapangan menunjukkan, bahwa masyarakat hanya bergantung pada satu sumur tua dengan kapasitas sangat terbatas, yang membuat banyak warga harus mengantre bahkan memasang puluhan mesin dap air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kondisi ini tidak hanya menyulitkan aktivitas rumah tangga, tetapi juga bisa membahayakan kesehatan, jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, kami mengambil langkah darurat dengan mengisi sungai sekitar, dan memasang bak penampungan besar agar air bisa mudah diakses oleh seluruh warga,” jelas Frits, saat dihubungi dari Ambon, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, penyaluran air bersih ini bukan hanya sebagai solusi sementara, melainkan juga bagian dari komitmen Pemkot Ambon, untuk menjamin hak dasar masyarakat terhadap air bersih.
Saat ini, kata Frits, pihaknya tengah bekerja sama dengan berbagai sektor terkait, untuk menyusun rencana perbaikan jangka panjang, termasuk evaluasi terhadap sistem pipa PT. DSA, dan kajian pembangunan sumber air alternatif di wilayah tersebut.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan. Selain itu, kolaborasi dengan PT Tirta Yapono, dan Dinas Pekerjaan Umum juga sedang digencarkan, untuk mempercepat perbaikan infrastruktur air agar masalah serupa tidak terulang kembali,” ucap Frits.
Dia mengatakan, upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama.
“Melalui langkah konkret seperti ini, diharapkan keberadaan pemerintah dapat memberikan rasa aman, dan kenyamanan bagi seluruh warga Kota Ambon,” tandas dia.





