
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Ambon, M. Latuihamallo. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Proyek pembangunan jalan alternatif di Kota Ambon, yang kini memasuki tahap akhir telah melalui proses panjang, bukan hanya pekerjaan instan.
Pembangunan direncanakan sejak beberapa tahun lalu, dan awalnya dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebelum akhirnya mendapatkan dukungan tambahan dari Dana Instruksi Presiden (Inpres), untuk penyelesaiannya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, M. Latuihamallo mengaku, proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Ambon, untuk mengatasi masalah kemacetan yang sering terjadi di jalur utama kota, khususnya di ruas jalan bawah yang menjadi titik padat lalu lintas.
“Kita mulai membangun jalan ini secara bertahap menggunakan anggaran daerah. Tujuan utama adalah, untuk memberikan pilihan akses alternatif bagi warga, sehingga ketika jalur bawah terhalang atau penuh padat, masyarakat masih punya jalan lain untuk mencapai tujuan,” jelasnya saat ditemui di Ambon, Jumat (23/1/2026).
Dengan panjang total sekitar 1,6 kilometer, proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan badan jalan tetapi juga berbagai infrastruktur pendukung.
Sebelumnya, tiga jembatan dan satu gorong-gorong telah selesai dibangun menggunakan APBD. Sedangkan dua gorong-gorong, dan satu jembatan tersisa akan diselesaikan melalui pendanaan Inpres.
“Setelah seluruh struktur jembatan dan gorong-gorong rampung, kami langsung melaksanakan tahap pengaspalan. Saat ini pengaspalan sudah hampir selesai, tinggal beberapa penyempurnaan di titik-titik tertentu saja,” ungkapnya.
Mengenai masalah lahan, Latuihamallo menegaskan, seluruh proses telah dilaksanakan sesuai aturan dan melalui mekanisme resmi.
Pemkot Ambon telah melakukan koordinasi dan membuat perjanjian yang jelas dengan setiap pemilik lahan, sehingga tidak terjadi masalah hukum atau konflik selama pelaksanaan konstruksi.
“Kami bekerja sama erat dengan masyarakat pemilik lahan, sehingga semua proses berjalan dengan aman dan tidak ada kendala apapun,” tegasnya.
Ia berharap, setelah jalan alternatif ini sepenuhnya siap dan dapat dimanfaatkan masyarakat, akan memberikan dampak positif bagi kota Ambon.
Selain memperlancar lalu lintas dan mengurangi kemacetan di jalur utama, dia juga optimis, kawasan sekitar jalan akan tumbuh dan berkembang, mendorong aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Jalan ini diharapkan menjadi akses strategis, yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Ambon ke masa depan,” tutupnya.




