Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Maluku

  • Maluku

Irawadi Nilai Penurunan Pajak Daerah Sebesar Rp 700 Miliar Sangat Janggal

Q Kamis, 5 Februari 2026 1 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
image_search_1770199250681

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi. Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi menyoroti permasalahan penurunan signifikan pendapatan daerah dari sektor pajak tahun 2023 hingga 2025.

Pada tahun 2025 saja, tercatat penurunan sekitar Rp 700 miliar dari target yang telah ditetapkan, sementara target pajak BBM dan Pajak Penggunaan Kendaraan Bermotor (PBBKB) tahun sebelumnya mencapai Rp 191 miliar.

“Situasinya sangat janggal. Secara logika, jumlah kendaraan di Maluku semakin bertambah setiap tahun, sehingga pajak yang terkait seperti PBBKB dan pajak BBM seharusnya juga meningkat. Namun data menunjukkan, justru terjadi penurunan yang terus berlanjut. Ini membuat kita harus bertanya, apakah jumlah kendaraan dan konsumsi BBM di daerah ini benar-benar menurun?,” tanya Irawadi saat dihubungi dari Ambon, Kamis (5/2/2026).

Ia menekankan perlunya data akurat mengenai jumlah kendaraan di Maluku, baik mobil penumpang, bus, truk, sepeda motor, maupun kendaraan roda tiga.

Sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan data perbandingan yang jelas, untuk dapat melakukan analisis yang tepat.

“Untuk mengelola pendapatan daerah dengan baik, kita perlu data yang bisa diperbandingkan, tidak hanya dari laporan pemerintah daerah, tetapi juga harus sinkron dengan data dari Pertamina terkait penjualan BBM. Kita perlu memastikan, bahwa data yang disampaikan oleh kedua pihak sesuai dan tidak ada kesalahan, baik karena kesalahan teknis maupun disengaja, yang bisa mempengaruhi jumlah pendapatan yang diterima daerah,” jelasnya.

Irawadi menambahkan, bahwa berbagai kemungkinan seperti kesalahan input data atau ketidaksesuaian informasi perlu diteliti secara mendalam, untuk menemukan akar masalah penurunan pajak tersebut.

Tentang penulis

Irawadi Nilai Penurunan Pajak Daerah Sebesar Rp 700 Miliar Sangat Janggal 2 avatar user 22 1768114604

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Anos Yeremias Kritik Target PAD yang Tidak Realistis
Next: Pelaku Penikaman pasang Muda Di Kota Sorong ,Polisi Lumpuhkan Pelaku  Kurang dari 24 jam  

Related News

Screenshot_2026-03-04-11-24-25-751_com.android.chrome
2 min read
  • Maluku

Watubun: Bentrok Pemuda Ancam Masa Depan Malra

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152~2
2 min read
  • Maluku

Mony Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya Pukul Sapu Lidi

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152
2 min read
  • Maluku

Reza Mony Usul Kapitan Tulukabessy Jadi Pahlawan Nasional

Q Sabtu, 28 Maret 2026

Berita lainnya

IMG-20260501-WA0062
2 min read
  • Daerah

Wawali Ambon Soroti Peran Tarekat Maria Mediatrix Jelang Satu Abad Pelayanan

Q Jumat, 1 Mei 2026
Screenshot_2026-05-01-18-46-30-816_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wali Kota: May Day Momentum Perjuangkan Kesejahteraan

Q Jumat, 1 Mei 2026
IMG-20260501-WA0044
2 min read
  • Daerah

Perkuat Kualitas SDM Sektor Pertambangan di Wetar, BKP-BTR Cetak 15 POP

Redaksi Jumat, 1 Mei 2026
IMG_7b985349-48ce-4178-912e-a42d746a013f
2 min read
  • Daerah

Watubun: Hari Buruh Harus Jadi Momentum Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

Q Jumat, 1 Mei 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d