
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Pelantikan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Barat Daya untuk masa bakti 2026-2029 dengan tema “Sinergi Pengusaha Muda: Akselerasi Pembangunan Ekonomi Inklusif Menuju Papua Barat Daya Emas” berlangsung di Hotel Rylich Panorama pada Sabtu (7/2/2025).
Ketua Terpilih BPD HIPMI Papua Barat Daya, Rob Raffael Kardinal, menegaskan komitmennya untuk menarik investasi dari luar daerah, bukan hanya bergantung pada proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sektor kehutanan, pertanian, pariwisata, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi fokus strategis yang akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Saya pulang ke Papua Barat Daya untuk membawa peluang dan investasi. Potensi lokal kita sangat besar, yang dibutuhkan adalah eksposur, pengelolaan, dan kolaborasi yang tepat,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan tingginya minat wisatawan mancanegara terhadap daerah tersebut, namun harga tiket penerbangan yang mahal perlu dicari solusi bersama melalui penguatan konektivitas dan kerja sama dengan maskapai penerbangan.
Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari menyampaikan bahwa Papua Barat Daya sebagai provinsi pemekaran terakhir di Papua yang telah berhasil membentuk kepengurusan HIPMI . Ia mengapresiasi soliditas dan semangat para kader meskipun ada dinamika dalam organisasi.
“Dinamika adalah tanda organisasi itu hidup. Hari ini saya bangga, karena HIPMI Papua Barat Daya tidak salah memilih ketua dan kepengurusan,” ucapnya
Akbar juga menegaskan bahwa di tengah menurunnya kapasitas fiskal daerah, investasi menjadi jalan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan HIPMI berperan sebagai platform strategis untuk mengeksplorasi potensi daerah, mengoptimalkan produk lokal, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelantikan tersebut. Ia menilai dinamika dalam proses pelantikan merupakan hal wajar dan menjadi bukti bahwa HIPMI terus berkembang.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kami menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus BPD HIPMI Papua Barat Daya yang baru dilantik. Amanah ini kami harapkan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dengan dunia usaha, termasuk pengusaha muda di HIPMI, karena sinergi dan gotong royong merupakan kunci percepatan pembangunan di provinsi termuda ini.
“Papua Barat Daya masih berusia sangat muda, sejalan dengan semangat HIPMI. Kolaborasi adalah kata kunci untuk mempercepat pembangunan, terlebih di tengah keterbatasan fiskal akibat efisiensi anggaran,” jelasnya.
Wakil Gubernur juga menyoroti potensi besar daerah di sektor pariwisata, kelautan dan perikanan, pertanian, pertambangan, serta ekonomi kreatif, dan berharap HIPMI dapat menangkap peluang tersebut, termasuk mendorong kemandirian pangan agar kebutuhan seperti telur dan ayam tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar.
Melalui pelantikan ini, HIPMI Papua Barat Daya diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.







