Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Wali Kota Sampaikan Tantangan dan Capaian di Persidangan Klasis GPM ke-57

Q Minggu, 15 Februari 2026 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_2026-02-15-12-45-17-237_com.android.chrome

Pembukaan Persidangan Klasis GPM Pulau Ambon ke-57 di Gedung Gereja Karn Hattin, Jemaat GPM Mesirilalih, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (15/2/2026). Foto-Q/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyampaikan berbagai hal terkait tantangan pembangunan dan capaian yang telah dicapai Kota Ambon.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota dalam sambutannya, saat pembukaan Persidangan Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau Ambon ke-57 di Gedung Gereja Karn Hattin, Jemaat GPM Mesirilalih, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (15/2/2026).

Persidangan kali ini mengangkat tema “Anugerah Alam Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM dan Tetap Melayani Umat dengan Tekun sesuai Kasih Allah.”

“Saya menyampaikan terima kasih atas kesempatan hadir dalam berbagai persidangan gerejawi. Pemerintah bertugas meningkatkan kecerdasan intelektual masyarakat, sementara peran gereja dan lembaga keagamaan lainnya sangat penting, dalam membangun kecerdasan spiritual dan emosional.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia membutuhkan dukungan dari seluruh pihak termasuk gereja.

Ia menjelaskan, bahwa tahun 2026 menghadapi tantangan ekonomi yang semakin berat, akibat pengaruh global dan nasional yang berdampak pada keterbatasan fiskal Kota Ambon.

Untuk itu Wali Kota mengajak gereja, untuk membantu menjaga ketahanan pangan dengan menggerakkan keluarga umat untuk menanam, melaut, beternak, dan memasarkan hasil produksinya.

“Selain itu, pemerintah fokus pada pengembangan UMKM dengan tiga titik pengembangan di RTP Wainitu, RTP Air Salobar, dan Amahusu, menyediakan booth kontainer, etalase, serta bantuan modal usaha sebesar dua juta rupiah per orang, dan berharap kolaborasi dengan gereja agar program tepat sasaran,” harap Wali Kota.

Menurutnya, masalah sampah menjadi persoalan utama yang telah menjadi arahan khusus Presiden, sehingga pemerintah sedang meningkatkan kapasitas dengan menyusun regulasi dan menggunakan teknologi untuk pengolahan sampah.

Wali Kota mengajak seluruh jemaat untuk terus mengingatkan umat, agar membuang sampah pada tempatnya dan pada waktunya. Beberapa waktu ke depan akan diluncurkan Gerakan Ambon Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman, yang akan diwujudkan melalui kerja bakti bersama.

Wali Kota menegaskan, bahwa kemajuan kota tidak bisa dicapai secara individu, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Persidangan Klasis ini bertepatan dengan periode pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah 2025-2045 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025-2029 dengan visi Ambon Manise, Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan,” sebut dia.

Dia lantas membeberkan beberapa capaian pembangunan yang telah dicapai Kota Ambon, antara lain pengembangan 779 sambungan air bersih dengan 707,9 sambungan baru di Negeri Halong dan Passo, serta perbaikan jaringan sepanjang 2.000 meter, pembelian 3 ton sampah plastik dari masyarakat untuk didaur ulang dalam rangkaian HUT kota, penataan 27 ruas parkir dan penertiban parkir di bahu jalan, bantuan modal usaha bagi 650 pelaku UMKM.

“Kemudian pembentukan 50 Koperasi Merah Putih, penerbitan izin melalui Online Single Submission untuk 6.583 pelaku usaha, pembangunan Mal Pelayanan Publik, yang akan beroperasi awal tahun 2026, serta penetapan Ambon sebagai Kota Kreatif Musik dengan peringkat Excellent oleh UNESCO,” pungkas Wali Kota.

Selain itu, telah diluncurkan Call Center 112 untuk layanan darurat, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah membentuk 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dengan 33.228 penerima manfaat.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak, yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon, dalam membangun kota yang sama-sama dicintai,” tandas Wali Kota.

Tentang penulis

Wali Kota Sampaikan Tantangan dan Capaian di Persidangan Klasis GPM ke-57 2 avatar user 22 1768114604

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Persidangan Jemaat GPM Poka ke-44 Dibuka, Wali Kota: Ini Moment Penting dan Strategis
Next: Satgas PKH Ungkap Praktik Kotor Perusahaan Tambang di Malut

Related News

IMG-20260312-WA0012
2 min read
  • Daerah

DPRD MBD Bahas Kapal Perintis dan Listrik di Wetar dengan Gubernur

Q Kamis, 12 Maret 2026
image_search_1772167161247~2
2 min read
  • Daerah

Pemkot Ambon Jadwalkan Pembayaran Gaji ke-13 ASN pada Juni 2026

Q Kamis, 12 Maret 2026
Screenshot_2026-03-11-21-45-58-597_com.android.chrome
1 min read
  • Daerah

Kalapas Dobo Dukung KPU Aru Perbarui Data Pemilih Warga Binaan

Q Rabu, 11 Maret 2026

Berita lainnya

IMG-20260312-WA0007
2 min read
  • Serba-serbi

Marni Kamis, 12 Maret 2026
IMG-20260312-WA0012
2 min read
  • Daerah

DPRD MBD Bahas Kapal Perintis dan Listrik di Wetar dengan Gubernur

Q Kamis, 12 Maret 2026
image_search_1772167161247~2
2 min read
  • Daerah

Pemkot Ambon Jadwalkan Pembayaran Gaji ke-13 ASN pada Juni 2026

Q Kamis, 12 Maret 2026
image_search_1769956547189~2
3 min read
  • Maluku

Sekwan Maluku Tegaskan Anggaran Konsumsi DPRD Dikelola Sesuai Aturan

Q Kamis, 12 Maret 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d