
Lapas Kelas III Wahai menggandeng Polsek Wahai melakukan sidak berskala luas, Senin (16/2/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Guna memastikan suasana ibadah Ramadan yang kondusif dan kekhusyukan bagi Warga Binaan, Lapas Kelas III Wahai menggandeng Polsek Wahai melakukan inspeksi mendadak (sidak) berskala luas.
Kegiatan yang masuk dalam rangkaian program ‘One Week One Raid’ ini, berlangsung pada Senin (16/2/2026) malam, dengan cakupan pemeriksaan di seluruh blok hunian di dalam lembaga pemasyarakatan.
Sidak gabungan ini tidak hanya bertujuan sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), namun juga sebagai bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang fokus pada pemberantasan narkoba.
Kolaborasi aparat penegak hukum ini difokuskan, untuk membersihkan segala bentuk barang terlarang, yang berpotensi memicu ketidakstabilan situasi di dalam Lapas.
Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya mengaku, kerja sama dengan pihak kepolisian merupakan langkah preventif yang sangat penting menjelang bulan suci Ramadan.
Menurutnya, prioritas utama dari operasi ini adalah menciptakan lingkungan yang tenang dan aman, agar para Warga Binaan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk.
“Kami berkomitmen untuk memastikan selama pelaksanaan ibadah Ramadan nanti, tidak ada gangguan apapun baik dari sisi kamtib maupun peredaran barang yang tidak diizinkan. Ini adalah bentuk perhatian kami, terhadap hak para Warga Binaan dalam menjalankan kewajiban agama mereka,” ujar Tersih.
Melalui kegiatan rutin yang dilakukan secara berkala, Noya berharap, stabilitas keamanan dan suasana harmonis di dalam lingkungan Lapas Wahai tetap terjaga, sehingga seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan selama bulan Ramadan dapat berlangsung dengan aman, damai, dan lancar.
Merespon hal tersebut, Ajun Inspektur Polisi Dua Armin Sikdewa selaku perwakilan Polsek Wahai menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pihak Lapas, dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Keterlibatan kami dalam kegiatan sidak ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam mengawasi wilayah, dan memperkuat koordinasi antar instansi. Semua ini dilakukan, untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan memastikan suasana tetap kondusif,” jelasnya.
Dalam proses penyisiran yang dilakukan secara cermat, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari ruang hunian, lemari penyimpanan, hingga setiap celah bangunan yang berpotensi menjadi tempat penyembunyian barang.
Berdasarkan hasil laporan yang diperoleh, tidak ditemukan adanya narkoba, senjata tajam, maupun barang lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang terjalin antara Lapas Wahai dan Polsek setempat.
“Kerjasama yang solid ini menjadi bukti nyata hubungan harmonis antar lembaga yang menjadi landasan utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Langkah proaktif Lapas Wahai dalam menggandeng pihak kepolisian sangat patut diacungi jempol, sesuai dengan prinsip ‘waspada jangan-jangan’ yang kami terapkan, untuk mempersiapkan Ramadan. Semoga ibadah kita semua berjalan dengan lancar dan penuh berkah,” harapnya.





