
KOTA SORONG,BeritaAktual.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya menggelar kegiatan Workshop Peningkatan Kelompok Kerja Guru dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG-MGMP) bagi tenaga pendidik Sekolah Luar Biasa (SLB). Kegiatan berlangsung selama 3 hari ,15-16-17 mei 2026 di salah hotel di kota sorong
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan PBD Adolof Kambuaya menjelaskan bahwa kegiatan ini disusun secara khusus untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pendidik agar memiliki bekal keterampilan tambahan dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada anak didik, selaras dengan perkembangan dan kemajuan pendidikan saat ini.
“Workshop ini menjadi wadah bagi kelompok kerja guru untuk mendiskusikan berbagai permasalahan pendidikan yang mereka rasakan dan alami saat mengajar. Melalui pendampingan fasilitator dan narasumber, kami ingin menyamakan persepsi dan pemahaman mengenai proses pembelajaran, sehingga standar materi dan kualitas pengajaran di SLB Raja Ampat, Kota Sorong, dan Kabupaten Sorong dapat berjalan setara,”ujarnya
Adolof menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara berbicara, melainkan bentuk loka karya yang menggabungkan diskusi dan praktik langsung.
Ia menambahkan bahwa Materi yang disampaikan selama dua hari ini diharapkan dapat langsung diterapkan oleh para guru -guru dan mulai Senin mendatang di sekolah masing-masing. Mengingat pesertanya adalah pengajar bagi anak berkebutuhan khusus, pihaknya memastikan narasumber yang dihadirkan adalah tenaga ahli yang benar-benar memahami karakteristik dan kebutuhan khusus dalam pendidikan luar biasa.
“Kami berharap yang didapatkan dalam kegiatan ini dapat langsung ditularkan kembali kepada anak-anak di sekolah masing-masing. Serta ini juga merupakan bagian dari upaya strategis Dinas Pendidikan dalam mempersiapkan guru mendidik anak berkebutuhan khusus sebagai bagian generasi indonesia emas 2045,”tegasnya
Lebih lanjut, adolof menekankan bahwa generasi indonesia emas , tidak hanya ditujukan bagi anak-anak dengan kondisi fisik normal, tetapi juga mencakup mereka yang berkebutuhan khusus. Segala upaya yang dilakukan saat ini adalah langkah nyata untuk mempersiapkan generasi muda Papua Barat Daya yang berkualitas, siap menghadapi masa depan, dan mampu berkontribusi penuh saat Indonesia memasuki indonesia emas 2045
Sementara itu, Narasumber Pemateri Ahmad Abdulaziz Mishim, menjelaskan bahwa materi yang disampaikan difokuskan untuk mengoptimalkan peran KKG-MGMP dalam mendukung kinerja pengajar.
Ia menekankan bahwa tujuan utama pemberian materi adalah membantu para guru SLB mampu menyusun perencanaan pembelajaran yang baik, terstruktur, dan tepat sasaran.
“Kami berharap materi yang diberikan dapat meningkatkan kompetensi para guru, sehingga mereka mampu merancang pembelajaran dengan baik, melaksanakannya sesuai ketentuan, serta melakukan penilaian yang mengacu pada aturan yang berlaku,” ungkapnya
Adapun materi utama yang dibahas meliputi pembentukan pola pikir pendidikan, konsep dan kerangka pembelajaran mendalam, prinsip-prinsip pembelajaran, serta pengalaman belajar yang bermakna. Dalam sesi akhir kegiatan, seluruh peserta juga diajak untuk berlatih langsung menyusun rancangan pembelajaran yang akan mereka terapkan kembali di sekolah asal masing-masing.(Mar)







