
SORONG ,BeritaAktual.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Barat Daya sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Belagri, Kota Sorong, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memantapkan konsolidasi organisasi sekaligus mempererat kerja sama antara HNSI, pihak pemerintah, dan para nelayan dalam mendorong kemajuan serta pengembangan sektor perikanan dan kelautan di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan HNSI Pusat, Dr. Agus Suherman, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini dengan baik.
Ia menegaskan ada tiga poin utama yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Musda, yaitu keberadaan organisasi HNSI, wilayah Papua, dan kesejahteraan para nelayan.
Menurut penjelasan Agus, HNSI berfungsi sebagai wadah resmi bagi para nelayan untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka kepada pemerintah, sekaligus berperan sebagai mitra strategis dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di bidang kelautan dan perikanan.
“HNSI juga bertugas membantu pemerintah menyebarluaskan pemahaman mengenai berbagai kebijakan yang ada, salah satunya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur. Kebijakan ini secara khusus memberikan prioritas dan perlindungan bagi para nelayan kecil,” ungkap Agus.
Ia kembali menegaskan bahwa pemerintah telah menjamin perlindungan serta kedudukan utama bagi nelayan kecil dalam penerapan aturan tersebut.
Hal ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.
Lebih lanjut, Agus menyatakan kesiapan penuh dari jajaran HNSI untuk terus menjalin kerja sama yang erat dengan pemerintah maupun para nelayan demi memajukan potensi kelautan dan perikanan, khususnya di seluruh wilayah Tanah Papua.
Melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah I ini, diharapkan terbentuk kepengurusan DPD HNSI Papua Barat Daya yang kokoh, bersatu, dan mampu merumuskan program kerja yang nyata, tepat sasaran, serta menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan riil yang dihadapi oleh para nelayan di daerah ini.(*/Mar)





