
AMBON, BeritaAktual.co – Kota Ambon telah ditetapkan sebagai tuan rumah Kongres Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tahun 2027, dengan persiapan resmi dimulai setelah audiensi antara Ketua Umum GMKI, Prima Surbhakti bersama Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Selasa (13/1/2026).
Acara besar yang akan berlangsung pada Mei 2027 ini akan dihadiri oleh delegasi dari 122 cabang GMKI yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia dan beberapa negara luar negeri, salah satunya Maroko.
Sebagai Kongres Nasional ke-3 dalam sejarah organisasi, acara ini dijadwalkan sebagai ajang penting, untuk menyatukan seluruh elemen keluarga besar GMKI.
Ketua Umum GMKI, Prima Surbhakti menjelaskan, bahwa pilihan kepada Kota Ambon sebagai lokasi tidak semata-mata bersifat simbolis.
“Kota ini dipilih, karena mampu menjadi representasi nyata dari nilai-nilai keragaman, perdamaian, dan juga sebagai bagian dari sejarah panjang perkembangan gerakan mahasiswa Kristen di Indonesia,” ujarnya.
Ia menekankan, bahwa kunjungan kali ini bukan hanya bentuk formalitas, melainkan langkah konkrit untuk memastikan segala persiapan berjalan dengan baik, agar Ambon benar-benar siap menjadi pusat konsolidasi nasional bagi organisasi ini.
Selain melakukan koordinasi dengan pemerintah kota, tim dari GMKI Pusat juga telah melakukan pertemuan konsolidasi internal bersama Sekretaris Umum, Jessica Warus dan seluruh pengurus Komisariat GMKI di Kota Ambon di lokasi Sekretariat Desa.
“Kegiatan ini bertujuan, untuk menyelaraskan langkah dan menyatukan komitmen antara kader pusat dan lokal, dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan kongres,” ujar dia.
Kongres Nasional GMKI 2027 tidak hanya akan menjadi tempat untuk menetapkan arah strategis organisasi dan proses regenerasi kepemimpinan, tetapi juga dijadikan sebagai ajang pertemuan bersejarah yang menghadirkan berbagai elemen dari seluruh jaringan GMKI.
“Ini bukan sekadar acara organisasi biasa. Kami ingin menjadikannya momen bersejarah, yang menghimpun semua cabang, mulai dari Sabang hingga daerah paling jauh di luar negeri, berkumpul bersama di Ambon,” jelas Prima.
Beberapa tokoh berpengaruh di tingkat nasional serta senior-senior GMKI juga akan diundang, untuk menghadiri acara ini sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam mengembangkan organisasi.
Dia juga menyatakan, persiapan kongres tidak terlepas dari upaya penguatan peran serta kontribusi mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat.
Dua program utama yang terus digalakkan adalah peningkatan kapasitas kader melalui kegiatan GAR tahun 2024, serta perluasan cakupan gerakan kemasyarakatan yang berdampak nyata.
Pada tahun sebelumnya, GMKI telah menggerakkan sekitar seribu kader, untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial di Kota Malang, antara lain penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, pembangunan fasilitas ibadah gereja, dan berbagai bentuk pelayanan masyarakat di desa-desa terpencil.
“Kami percaya, bahwa mahasiswa harus aktif berperan di tengah masyarakat, bukan hanya berkutat dalam diskusi teoritis di ruang kelas atau ruang rapat,” tegas Prima.
Dengan dimulainya tahap komunikasi resmi dengan Pemerintah Kota Ambon, kini kota ini resmi memasuki tahap awal persiapan untuk menyelenggarakan Kongres Nasional GMKI 2027, sebuah kegiatan yang diharapkan akan menarik perhatian nasional, dan membawa puluhan ribu kader serta aktivis ke Kota Ambon.





