Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Gubernur Maluku Tegaskan Penertiban Gunung Botak Dilakukan Secara Permanen

Q Kamis, 7 Mei 2026 3 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_2026-05-07-13-55-19-224_com.android.chrome

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Foto-Q/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen penuh, untuk melakukan penertiban secara permanen terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru.

Hal tersebut disampaikan Lewerissa kepada wartawan di Ambon, Kamis (7/5/2026).

Menurut Gubernur, pihaknya telah melakukan peninjauan ke Gunung Botak. Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah, dalam menertibkan kawasan pertambangan emas, yang selama ini menjadi perhatian serius.

“Sebagai bagian dari tugas untuk menertibkan kawasan pertambangan emas di Gunung Botak, maka kami bersama Forkopimda melakukan kunjungan langsung, dan peninjauan fisik ke lokasi,” kata Lewerissa.

Ia mengaku sangat terkejut melihat kondisi kerusakan lingkungan di kawasan tersebut yang dinilainya sudah sangat ekstrem, akibat aktivitas pertambangan ilegal yang berlangsung selama bertahun-tahun.

“Saya kaget sekali. Kerusakannya sangat-sangat ekstrem. Bayangkan kalau tidak ada langkah penertiban secara tegas, saya bisa membayangkan bagaimana dampaknya jika terjadi bencana,” ujarnya.

Lewerissa juga memastikan, bahwa pencemaran lingkungan telah benar-benar terjadi di kawasan tersebut. Karena itu, dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda yang memiliki visi yang sama, untuk melakukan penertiban secara menyeluruh dan permanen.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada teman-teman Forkopimda, yang sama-sama memiliki visi, untuk melakukan penertiban permanen di sana,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, tim juga menemukan keberadaan 24 Warga Negara Asing (WNA), yang diduga melakukan aktivitas ilegal di kawasan Gunung Botak. Para WNA itu kini sedang diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Yang membuat saya kaget juga, ternyata ditemukan sekelompok orang asing, jumlahnya 24 orang di sana. Saya minta supaya mereka benar-benar diberikan efek jera,” tegasnya.

Gubernur meminta instansi terkait melakukan evaluasi serius, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurutnya, keberadaan puluhan WNA di kawasan pertambangan ilegal menunjukkan adanya kelalaian maupun pembiaran dari pihak tertentu.

“Bagi saya faktanya adalah, keberadaan 24 WNA yang melakukan aktivitas ilegal di Gunung Botak itu sesuatu yang sangat miris. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi,” ujarnya.

Lewerissa menjelaskan, tujuan akhir dari penertiban tersebut adalah, agar seluruh koperasi yang memiliki izin resmi bersama masyarakat dapat melakukan aktivitas pertambangan, sesuai aturan dan prinsip pertambangan yang baik.

“Setelah memenuhi semua persyaratan dan aturan yang ditetapkan, maka mereka dapat melaksanakan aktivitas penambangan, dengan menerapkan prinsip-prinsip pertambangan yang baik dan benar,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, penanganan masalah di Gunung Botak akan terus dibahas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, termasuk terkait pengelolaan kawasan dan penindakan tegas terhadap aktivitas pengelolaan sumber daya alam yang melanggar hukum.

Menurutnya, Pemprov Maluku tidak hanya fokus pada Gunung Botak, tetapi juga akan melakukan penertiban di sejumlah kawasan lain, yang diduga terjadi aktivitas pengelolaan sumber daya alam secara ilegal.

“Gunung Botak baru satu yang kita tertibkan. Masih ada lokasi lain yang akan kita tertibkan,” ujarnya.

Lewerissa menegaskan, dirinya tidak akan mentoleransi segala bentuk perampokan, pencurian, maupun pengelolaan sumber daya alam di Maluku, yang dilakukan secara melawan hukum.

“Kami pemerintah provinsi tidak akan mentoleransi sumber daya alam di Maluku diambil, dirampok, dicuri, atau dikelola secara melawan hukum. Hal itu tidak saya toleransikan,” tegasnya.

Ia memastikan, akan menggunakan seluruh kewenangannya sebagai gubernur, untuk menjaga sumber daya alam Maluku, agar dapat dikelola secara bertanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Saya akan melakukan segala tindakan dan kebijakan, dalam batas kewenangan saya sebagai Gubernur untuk memastikan sumber daya alam kita terjaga dengan baik, dan memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan daerah,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan itu Pemprov Maluku juga menerima kunjungan Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Rilke Jeffri Huwae, guna membahas penertiban kawasan pengelolaan sumber daya alam yang bermasalah.

Tentang penulis

Gubernur Maluku Tegaskan Penertiban Gunung Botak Dilakukan Secara Permanen 1 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Wali Kota Ambon Imbau Warga Waspada Hujan Berintensitas Tinggi
Next: Lepas Jamaah Calon Haji, Ini Pesan Wali Kota Ambon

Related News

IMG_20260624_134828
  • Daerah

Sengketa Lahan Wihara Masih Didalami, Sarimanella: DPRD Belum Ambil Sikap

Q Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0018~2
  • Daerah

Leiwakabessy Tekankan Pentingnya Landasan Ilmiah dalam Tata Kelola Pertambangan di Maluku

Q Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0017~2
  • Daerah

Huwae Dorong Kebijakan Berbasis Riset untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Q Rabu, 24 Juni 2026

Berita lainnya

20260624_230111
Walikota sorong septinus lobatdidampingi Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Komandan Kodim 1802/Sorong turun langsung meninjau lokasi bencana kebakaran di Jalan Perikanan, Kelurahan Malawei dan Kelurahan Klaligi(foto/istimewa)
  • Pemerintahan

Wali Kota Sorong Perintahkan Penanganan Cepat Korban Kebakaran di Malawei dan Klaligi

Marni Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0007
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku salurkan santunan ke 5 Panti Asuhan di Jayapura (Foto/Istimewa)
  • Migas

Pertamina Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura

Marni Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0069
  • Metro

Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Serahkan Empat Berkas Perkara Narkotika ke Kejaksaan Negeri Sorong  

Marni Rabu, 24 Juni 2026
20260624_111358
Kepala BLUD UPTD Konservasi Raja Ampat, Hasan Makassar (Foto/Mar)
  • Pariwisata

Terra Abadi Papua Jadi Mitra Baru, Perkuat Konservasi Perairan Raja Ampat  

Marni Rabu, 24 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d