
SORONG, BeritaAktual.co – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan secara resmi Penutupan kegiatan audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) tahun 2026 oleh Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Papua Barat Daya Adolof kambuaya dengan memukul tifa resmi kegiatan di tutup ,jumat (26/6/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan menjaring generasi muda berbakat di bidang seni vokal, yang nantinya akan tampil dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Marthen Iek, menjelaskan bahwa dalam seleksi ini telah ditetapkan peserta yang lolos dan meraih peringkat terbaik.
Ia menambahkan bahwa Penilaian dilakukan untuk setiap jenis suara, yaitu alto, tenor, bass, dan sopran. Dari total 31 peserta yang mengikuti tahapan seleksi, hanya diambil satu orang terbaik dari masing-masing kategori suara untuk menjadi perwakilan resmi Provinsi Papua Barat Daya ke tingkat pusat.
“Jadi, dari tenor satu orang, alto satu orang, bass satu orang, dan sopran satu orang. Keempat orang ini sejak hari ini sudah mulai mengenakan pakaian resmi sebagai tanda kelolosan,” ungkap Marthen Iek.
Keempat perwakilan tersebut dijadwalkan akan menjalani masa persiapan selama kurang lebih dua hingga tiga minggu di daerah
Selain itu mereka akan melakukan latihan mandiri untuk mematangkan kemampuan vokal masing-masing. Setelah tahap persiapan daerah selesai, para peserta akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan bersama perwakilan dari 38 provinsi lain di seluruh Indonesia.
Para peserta akan dikelompokkan berdasarkan jenis suaranya dan menjalani latihan intensif selama satu bulan penuh.serta persiapan untuk penampilan mereka dalam rangkaian acara puncak peringatan HUT RI ke-81.
Marthen Iek menjelaskan rasa syukur dan kebanggaan pemerintah daerah karena Papua Barat Daya dapat mengirimkan perwakilan, mengingat tidak seluruh provinsi di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan tahun ini
Ia juga menyampaikan harapan besar pemerintah daerah kepada keempat peserta terpilih.
“Kami berharap adik-adik ini dapat menjaga nama baik provinsi, menjaga karakter, tata krama, dan perilaku sepanjang mengikuti kegiatan, mengingat mereka akan bertemu dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya dan daerah di Indonesia,” pesannya.
Selain menjaga nama baik daerah, para peserta juga diharapkan terus meningkatkan kemampuan dan memperbaiki kekurangan yang mungkin masih ada, baik saat latihan mandiri selama di jakarta
Peserta yang belum terpilih, Marthen Iek berpesan agar tidak merasa kecewa atau putus asa. Mengingat kegiatan ini bersifat rutin dan terbuka bagi pemuda berusia 17 hingga 23 tahun, mereka yang belum beruntung disarankan untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan, dan kembali mencoba ikuti di tahun mendatang.(Mar)







