Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Metro

  • Metro

75 Persen Spesies Terumbu Karang di Raja Ampat Rusak Akibat Kapal Kandas

Marni Rabu, 18 Juni 2025 1 minute read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_20250618_172425_Gallery
Ilustrasi; beritaaktual.co
Bagikan berita ini
        

 

KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPTD Kawasan Konservasi Perairan kabupaten Raja, Syafri menyampaikan, jika spesies terumbu karang di kabupaten Raja Ampat mencapai 75 persen mengalami kerusakan akibat kapal kandas dan jangkar.

“Spesies terumbu karang Raja Ampat rusak hanya karena tindakan yang sangat ironis,” kata Syafri dalam giat hasil survei lokasi titik mooring, bagian dari upaya dari penyelamatan terumbu karang di Raja Ampat yang berlangsung Di Vega Hotel, Rabu (18/06/2025).

75 Persen Spesies Terumbu Karang di Raja Ampat Rusak Akibat Kapal Kandas 1 IMG 20250618 WA0015
Kepala BLUD UPTD kabupaten Raja, Syafri

Menurutnya kerusakan terumbu karang apabila bisa dicegah, apabila aktivitas manusia tidak melebihi batas. Menjaga kelestarian dan kesehatan terumbu karang lanjutnya, sangatlah penting dilakukan, karena masyarakat khususnya pesisir masih menggantungkan hidupnya pada ekosistem laut.

“Hingga saat ini, ada dua titik mooring yang aktif. Tahun ini akan di rencanakan tambahan 16 titik lagi berbagai pihak, termasuk kontribusi pemerintah pusat dan daerah. Karena itu proses penetapan titik mooring harus melewati navigasi wewenang kementerian perhubungan, yang masih dalam proses,” ujarnya.

Untuk itu dia menambahkan, hanya kapal di bawah 750 GT yang diperbolehkan masuk kawasan konservasi. langkah ini diambil guna pelestarian terumbu karang di raja ampat dapat terjaga.

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan, dalam pengguna kapal wisata, untuk taat aturan dan ikut menjaga kelestarian laut raja ampat,” pungkasnya. (Mar)

Tentang penulis

75 Persen Spesies Terumbu Karang di Raja Ampat Rusak Akibat Kapal Kandas 2 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Gubernur Elisa; Perempuan Penentu Arah Masa Depan Pilar Demokrasi, Melukis Asa
Next: Resmikan Koperasi Merah Putih Wayame, Ini Kata Mendes PDT

Related News

IMG-20260624-WA0069
  • Metro

Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Serahkan Empat Berkas Perkara Narkotika ke Kejaksaan Negeri Sorong  

Marni Rabu, 24 Juni 2026
20260624_181819
  • Metro

Dugaan Penyalahgunaan Ijazah, Ombudsman Minta Pemda Sorong Meninjau Manajemen RS JP Wanane 

Marni Rabu, 24 Juni 2026
20260624_174857
Puluhan rumah terbakar di Klademak ll pantai kota sorong (Foto/Mar)
  • Metro

Puluhan Rumah Terbakar di Klademak ll pantai 

Marni Rabu, 24 Juni 2026

Berita lainnya

1_Foto-Ilustrasi-LPS_Lobby-LPS
  • Ekonomi & Bisnis

Jaga Stabilitas Perbankan, LPS Tetapkan Penyesuaian Tingkat Bunga Penjaminan

Marni Kamis, 25 Juni 2026
image_search_1782357083422~2
  • Daerah

Cabjari Saparua Tingkatkan Penanganan Dugaan Korupsi DD-ADD Negeri Booi ke Penyidikan

Q Kamis, 25 Juni 2026
IMG_20260624_134828
  • Daerah

Komisi I Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan di OSM

Q Kamis, 25 Juni 2026
20260624_230111
Walikota sorong septinus lobatdidampingi Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Komandan Kodim 1802/Sorong turun langsung meninjau lokasi bencana kebakaran di Jalan Perikanan, Kelurahan Malawei dan Kelurahan Klaligi(foto/istimewa)
  • Pemerintahan

Wali Kota Sorong Perintahkan Penanganan Cepat Korban Kebakaran di Malawei dan Klaligi

Marni Rabu, 24 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d