
Lapas Kelas III Wahai, saat menggelar kegiatan peningkatan kapasitas SDM petugas dengan fokus pada Penguatan FMD, di Pantai Telaga Desa Wahai, Sabtu (6/12/2025).
AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) petugas dengan fokus pada Penguatan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD), di Pantai Telaga Desa Wahai, Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan akhir pekan tersebut meliputi latihan ketahanan fisik, baris berbaris, dasar-dasar bela diri, serta permainan tim untuk menciptakan kekompakan yang solid.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyatakan, bahwa program ini merupakan agenda krusial dalam upaya meningkatkan kualitas SDM.
“Penguatan FMD adalah, pondasi utama. Petugas harus sehat fisik untuk mengamankan, tangguh mental untuk membina, dan disiplin tinggi untuk menjaga integritas,” ujarnya.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan adalah membentuk sikap, perilaku, dan etos kerja agar petugas mampu memberikan pelayanan yang profesional, responsif, integritas, modern, dan akuntabel sesuai tata nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dengan tantangan tugas yang semakin kompleks, Tersih menekankan kebutuhan akan petugas yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki integritas dan kekompakan tim.
Ia meminta peserta, untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan untuk menggali ilmu, agar nilai-nilai yang didapatkan dapat diimplementasikan di lingkungan kerja, guna mewujudkan Lapas Wahai yang Manusiawi, Efektif, Sinergi, Responsif, dan Amanah (MESRA).
Salah satu narasumber, Serka Hamim Baadia dari Komando Rayon Militer 1502-05 mengapresiasi inisiatif tersebut, sebagai investasi penting bagi SDM Lapas.
“Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga membentuk mentalitas petugas, yang tangguh dan berintegritas,” katanya, dengan harapan disiplin yang ditanamkan akan meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan.
Selama pagi hingga sore, seluruh petugas terlihat antusias mengikuti materi. Kevin Revuallo, Kepala Regu Pengamanan yang juga narasumber sesi bela diri berkat prestasi nasional dan internasionalnya, menyampaikan perasaan terbangun kembali.
“Kami pulang dengan semangat baru dan komitmen, untuk menjalankan tugas dengan disiplin yang lebih tinggi, dan mental yang lebih stabil,” ujarnya.
Dia berharap, Capacity Building ini menjadi program berkelanjutan dan standar, dalam pembinaan petugas, agar kualitas SDM Lapas selalu optimal, dalam melayani Warga Binaan dan masyarakat.




