
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan, dukungan warga terhadap Tim Nasional Belanda bukanlah hal yang perlu dipersoalkan.
Menurutnya, ikatan sejarah dan hubungan kekeluargaan, yang terbangun selama puluhan tahun antara Maluku dan Belanda menjadi latar belakang munculnya dukungan tersebut.
“Kita memiliki cukup banyak warga diaspora Maluku yang berada di Belanda. Selain itu, banyak pula warga keturunan Maluku dan Ambon di sana, yang berkiprah di berbagai bidang, termasuk olahraga,” kata Wattimena kepada wartawan di Ambon, Sabtu (20/6/2026).
Ia menjelaskan, bahwa sejumlah pemain Tim Nasional Belanda memiliki garis keturunan Maluku.
Bahkan, kata dia, banyak pula pemain naturalisasi yang kini memperkuat Tim Nasional Indonesia berasal dari Belanda, dan memiliki darah Maluku.
“Jika kita menelaah secara jujur, ada pemain-pemain tim nasional yang berdarah Maluku dan Ambon. Sebagian besar pemain hasil naturalisasi di Indonesia pun berasal dari Belanda, dan merupakan keturunan Maluku. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Maluku,” ujarnya.
Menurut Wattimena, faktor kedekatan keluarga, serta kontribusi para pemain keturunan Maluku di kancah sepak bola internasional menjadi alasan utama, mengapa sebagian besar warga Ambon menjatuhkan dukungannya kepada Belanda dalam berbagai ajang olahraga.
Ia menilai, dukungan tersebut bukan sekadar fenomena sesaat, melainkan telah menjadi bagian dari dinamika sosial masyarakat Ambon yang berlangsung sejak lama.
“Dukungan itu sangat nyata. Jika kita perhatikan, ketika Belanda bermain imbang pun masyarakat sudah menggelar pawai, apalagi jika mereka menang. Berbeda dengan tim nasional lain yang juga memiliki pendukung di Ambon, namun jumlahnya tidak sebanyak pendukung Belanda,” katanya.
Wattimena mengaku, bahwa selain Belanda, Tim Nasional Argentina juga memiliki basis pendukung yang cukup kuat di Kota Ambon.
Namun secara umum, Belanda tetap menjadi salah satu tim yang paling banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat setempat.
Menurutnya, fenomena tersebut merupakan cerminan solidaritas, dan rasa bangga masyarakat Maluku terhadap saudara-saudara mereka yang berada di Belanda, termasuk para atlet dan pemain sepak bola keturunan Maluku, yang berprestasi di tingkat internasional.
“Ini adalah wujud solidaritas dan rasa bangga yang terbangun antara warga Kota Ambon dengan saudara-saudara kita di Belanda. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan masyarakat kepada Belanda merupakan hal yang sangat wajar,” tandasnya.






