
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sorong menggelar Pelatihan Pengembangan Usaha Industri Kecil melalui keterampilan merajut tenun di Rylich Panorama Hotel, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para perajin agar mampu menghasilkan produk berkualitas berdaya saing sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.
Ketua Dekranasda Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia berharap kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan, berbagi pengalaman, dan memperluas peluang usaha.
Menurutnya, kekayaan budaya Papua yang beragam motif dan karya kerajinan bernilai seni tinggi harus terus dijaga dan dikembangkan agar memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat.
“Peran penting Dekranasda adalah membina para perajin agar terus berkembang, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya sebagai jati diri daerah,” ujar Jemima.
Ia menambahkan, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional, yang diperkuat melalui sejumlah peraturan perundang-undangan. Penguatan ekonomi kreatif pun menjadi prioritas, sehingga pelatihan ini bukan sekadar soal keterampilan, melainkan investasi membangun sumber daya manusia yang kreatif, mandiri, dan produktif.
Para peserta diharapkan berani berinovasi menciptakan desain baru dan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Wali Kota Sorong Septinus Lobat menegaskan bahwa tenun bukan sekadar kerajinan, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, identitas, dan kearifan lokal yang harus dijaga.
“Di balik setiap helai tenun terdapat cerita kreativitas, ketekunan, dan nilai-nilai budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat. Para perajin tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu mengelola usaha mulai dari perencanaan bisnis, keuangan, inovasi desain hingga strategi pemasaran digital,” ujar Septinus.
Pemerintah Kota Sorong berkomitmen terus mendukung pertumbuhan Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai pilar penguatan ekonomi daerah. Melalui pelatihan ini, diharapkan para perajin mendapatkan pengetahuan baru, memperluas jaringan, dan menjaga ciri khas budaya lokal sekaligus berinovasi, sehingga kerajinan tenun Kota Sorong semakin dikenal dan memiliki daya saing kuat di tingkat regional maupun nasional.(*/Mar)







