
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Perkumpulan Kerukunan Keluarga Besar Maluku (PKKBM) Sorong Provinsi Papua Barat bersama keluarga besar Almarhum Kesya Lestaluhu korban pembantaian sadis di Saoka melakukan pembakaran lilin dan berdoa bersama di depan kantor Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) yang beralamat di depan Tembok Berlin kota Sorong Papua Barat Daya, Sabtu sore (18/1/2025).
“Saya mewakili ketua perkumpulan keluarga maluku besar bapak Max Hehanusa yang sementara berada di Jakarta, hari ini atas permintaan orang tua korban (Kesya) bertepatan hari ini 7 malam dari korban, maka kita menyalakan lilin dan berdoa bersama buat almarhum,” ujar Aloysius Oeitono Ketua Perhimpunan Keluarga Pulau Ambon.
Dikatakan Aloysius, sebagai pengurus perhimpunan keluarga Maluku, pihanya akan terus mengawal kasus ini mulai dari pemeriksaan, dan setiap tahapannya. Hal ini ditegaskan Aloysius pasalnya, setiap hari pengurus keluarga Maluku dan kuasa hukum yang ditunjuk oleh perkumpulan selalu mendatangi Polresta Sorong Kota dan Pomal sebagai wujud pengawalan mendampingi saksi.
“Kasus ini harus dikawal terus, kuasa hukum kami yang ditunjuk oleh pengurus selalu mendampingi saksi, mendampingi orang tua,” terang Aloysius.
“Hari ini kita sudah tadi berdoa, kemudian pasang lilin agar kiranya almarhum bisa damai dan tenang, dan kami semua menanti proses hukum yang sementara berjalan,” tambahnya.
Saya mewakili warga Maluku menyampaikan kepada semua pihak dalam hal ini TNI Angkatan Laut
Aloysius berharap agar proses hukum ini dapat berjalan seadil-adilnya dan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatan agar masalah ini tidak terulang kembali.
“Kami mohon adanya keterbukaan kasus ini, sehingga kepercayaan publik terhadap TNI Angkatan Laut tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya. (Mar)






