Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Ada Dugaan Ketidakberesan Dua Proyek di Bursel dan SBB

Rudy Selasa, 10 Juni 2025 2 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20250610-WA0004

Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten SBB, Darto Al Bana.

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Ada dugaan ketidakberesan dari dua proyek di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Dua proyek tersebut yakni, proyek jembatan Waeteba-Mako, di Kecamatan Leksula, Kabupaten Bursel milik Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Ambon, dan talud Wai Olas, di Dusun Olas, Desa Lokki, Kecamatan Huamual milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten SBB.

Proyek jembatan Waeteba-Mako mulai dikerjakan sejak tahun 2023 itu hingga kini tak kunjung rampung, bahkan mangkrak. Padahal, proyek tersebut seharusnya sudah diselesaikan pada Juni 2024 lalu. Namun sayangnya, proyek tersebut dibiarkan terbengkalai hingga saat ini.

Informasi media ini menyebutkan, jika ada sekitar 3 proyek strategis milik BPJN dianggarkan sekitar Rp400 miliar lebih. Untuk jembatan Waeteba sendiri, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp140 miliar.

Proyek jembatan Waeteba-Mako tersebut baru dikerjakan sebagian. Parahnya, beberapa bagian material yang mulai mengalami kerusakan akibat terbengkalai lama. Diduga, proyek ini dikerjakan tanpa kajian teknis yang memadai.

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten SBB sejak April hingga awal Juni 2025 menyebabkan talud Wai Olas roboh diterjang arus sungai yang meluap.

Talud penahan banjir dengan panjang sekitar 341 meter dan tinggi 2 meter tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten SBB.

Menyikapi hal itu, Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten SBB, Darto Al Bana menduga, proyek talud tersebut tidak sesuai dengan standar teknis konstruksi, karena tidak didasarkan pada perhitungan teknis dan matematis yang matang, termasuk tidak mempertimbangkan potensi luapan air saat musim hujan.

“Ini bentuk kelalaian dalam pengawasan dari Dinas PUPR. Saya kira, mereka harus bertanggung jawab atas lemahnya kontrol terhadap proyek ini. Selain itu, kami menilai CV Seram Utara Agung selaku kontraktor pelaksana harus diperiksa,” tegas Al Bana, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (10/6/2025).

Ia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.

“Kami juga mendorong Inspektorat Kabupaten SBB, kejaksaan, dan polisi, agar segera melakukan audit dan pemeriksaan terhadap pekerjaan CV Seram Utara Agung. Dugaan mark up anggaran di lapangan harus dibongkar,” pinta dia.

Talud Wai Olas sejatinya dibangun untuk menahan arus sungai agar tidak meluap ke pemukiman warga. Namun kerusakan cepat pasca pembangunannya menimbulkan tanda tanya besar, mengenai kualitas pekerjaan dan transparansi penggunaan anggaran.

Tentang penulis

Ada Dugaan Ketidakberesan Dua Proyek di Bursel dan SBB 1 mystery

Rudy

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Satgas BGC 39-F MONUSCO Rayakan Idul Adha 1446 H Kedua Kalinya di Kongo-Afrika
Next: Astaga! SK Pengangkatan ASN di KKT Hilang

Related News

IMG_20260624_134828
  • Daerah

Sengketa Lahan Wihara Masih Didalami, Sarimanella: DPRD Belum Ambil Sikap

Q Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0018~2
  • Daerah

Leiwakabessy Tekankan Pentingnya Landasan Ilmiah dalam Tata Kelola Pertambangan di Maluku

Q Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0017~2
  • Daerah

Huwae Dorong Kebijakan Berbasis Riset untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Q Rabu, 24 Juni 2026

Berita lainnya

20260624_230111
Walikota sorong septinus lobatdidampingi Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Komandan Kodim 1802/Sorong turun langsung meninjau lokasi bencana kebakaran di Jalan Perikanan, Kelurahan Malawei dan Kelurahan Klaligi(foto/istimewa)
  • Pemerintahan

Wali Kota Sorong Perintahkan Penanganan Cepat Korban Kebakaran di Malawei dan Klaligi

Marni Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0007
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku salurkan santunan ke 5 Panti Asuhan di Jayapura (Foto/Istimewa)
  • Migas

Pertamina Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura

Marni Rabu, 24 Juni 2026
IMG-20260624-WA0069
  • Metro

Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Serahkan Empat Berkas Perkara Narkotika ke Kejaksaan Negeri Sorong  

Marni Rabu, 24 Juni 2026
20260624_111358
Kepala BLUD UPTD Konservasi Raja Ampat, Hasan Makassar (Foto/Mar)
  • Pariwisata

Terra Abadi Papua Jadi Mitra Baru, Perkuat Konservasi Perairan Raja Ampat  

Marni Rabu, 24 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d